-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

17 Pemenang Pilkada di Jatim Dilantik Tanggal 17 Februari, Pacitan-Tuban Gelombang II

Saturday, February 6, 2021 | 08:00 WIB Last Updated 2021-02-06T01:00:12Z

 

Akmal Malik (suara.com)

SURABAYA (DutaJatim.com) - Sebanyak 17  daerah  di Jatim segera memiliki bupati/walikota baru. Para kepala daerah terpilih di 17 kabupaten/kota itu dijadwalkan akan dilantik pada Rabu 17 Februari 2021 mendatang setelah mereka memenang  Pilkada Serentak 9 Desember 2020 lalu.


"Arahan Pak Menteri, hasil Pilkada 2020, langsung bekerja. Tadi sudah berdiskusi dengan Bu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa, Red.), bagaimana kita mempersiapkan langkah-langkah pelantikan. Kita berharap tanggal 17 Februari sudah dilantik," kata Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik kepada wartawan usai pertemuan dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumat (5/2/2021).


Akmal mengatakan sebanyak 19 kepala daerah akan dilantik. Namun dua kepala daerah yakni di Tuban baru akan dilantik pada Juni dan Pacitan pada April atau gelombang II.  Karena itu pada 17 Februari nanti ada 17 kepala daerah yang dilantik.

Hanya saja, jumlah 17 kepala daerah yang dilantik tersebut masih bisa berkurang. Mengapa? Ini lantaran dari 17 kepala daerah yang akan dilantik itu, tiga di antaranya masih ada proses gugatan di Mahkamah Konstitusi.


"Yang tidak sengketa  langsung dilantik, langsung kerja. Kecuali yang ada sengketa," ujarnya.

Untuk proses pelantikan pada 17 Februari mendatang, lanjut Malik, ada dua opsi yang disiapkan. Opsi pertama, pelantikan akan dilakukan secara virtual.

"Tentunya proses pelantikan nanti tidak bisa menghadirkan banyak orang sesuai protokol kesehatan dan ada kemungkinan kita lakukan secara virtual, itu juga tidak melanggar ketentuan undang-undang Pilkada," katanya.


Malik mengaku telah berdiskusi dengan Gubernur Khofifah bagaimana seluruh tata cara pelantikan secara virtual tersebut.


"Undang-Undang mengatakan bahwa pelantikan kepala daerah dilantik di Ibu Kota Provinsi, jadi Gubernur tetap melantik di sini dan para kepala daerah ada di daerah masing-masing," jelasnya.

Menurutnya, rencana pelantikan secara virtual di Jatim ini menjadi yang pertama di Indonesia.


"Tentunya kita juga akan melakukan gladi dulu sebelum hari H terutama untuk jaringan agar tidak ada kendala apapun. Ada 17 kepala daerah yang dilantik besok. Tapi semua ini masih opsi ya (pelantikan virtual)," katanya.


Sedangkan opsi ke-2, lanjut Malik, kepala daerah bisa dilantik langsung di Grahadi, namun tidak membawa rombongan yang banyak. Baik itu berasal dari keluarga, orang dekat, hingga pendukung.

Gubernur Khofifah mengatakan senada soal pelantikan 17 kepala daerah tersebut. Namun apabila ada daerah yang masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK), maka daerah itu akan menyesuaikan usai proses di MK selesai.

"Kecuali kalau ada putusan PSU (pemungutan suara ulang) gitu. Jadi kalau pada posisi itu ada yang menunggu MK. Menurut informasi pak Dirjen tanggal 17 ini insyaallah dilakukan pelantikan. Tentu di luar proses yang berjalan di MK kalau ada PSU-nya loh," katanya. (det/wis)



×
Berita Terbaru Update