-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dubes Al Busyra Basnur: Interaksi Pengusaha Indonesia-Ethiopia Meningkat

Wednesday, February 3, 2021 | 08:36 WIB Last Updated 2021-02-03T01:47:21Z


ADDIS ABABA (DutaJatim.com) - Interaksi dan saling kunjung pengusaha Indonesia dengan Ethiopia meningkat secara signifikan. Pengusaha Indonesia yang berkunjung ke Ethiopia tahun 2019, meningkat sekitar 30 persen, sementara kunjungan pengusaha Ethiopia ke Indonesia pada tahun yang sama juga meningkat 25 persen. 


Hal itu dikatakan oleh Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur, dalam acara “Virtual Roundtable Discussion, Peluang Ekspor Produk HIPMI ke Ethiopia” yang diselenggarakan oleh BPP HIPMI, bekerjasama dengan Jeska Group dan Kedutaan Besar RI di Addis Ababa, Selasa (2/2/2021). Selama tahun 2020, di saat pandemi Covid-19, komunikasi pengusaha Indonesia-Ethiopia sebagian besar dilakukan secara virtual.


“Terjadinya peningkatan interaksi tersebut, menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemahaman pengusaha Indonesia-Ethiopia tentang potensi kerjasama ekonomi bilateral semakin baik. Kita harapkan agar interaksi tersebut dapat menghasilkan kerjasama yang riil” tambah Al Busyra.


Hadir sebagai pembicara pada forum yang dihadiri oleh lebih 100 pengusaha tersebut adalah Rudi Dharmawan, General Manager Salim Wazaran Yahya Plc, yang memproduksi Indomie di Ethiopia dan  Ravky Adi Permato, Pelaksanaan Fungsi Ekonomi KBRI Addis Ababa. 


Sementara itu, Rama Datau, Ketua Bidang Perdagangan, Perindustrian & ESDM BPP HIPMI mengatakan, bahwa banyak pengusaha Indonesia mengetahui Ethiopia dan benua Afrika memiliki potensi kerjasama ekonomi yang besar. Namun, potensi tersebut perlu diuraikan lebih lanjut agar dapat diketahui dengan lebih baik oleh pengusaha Indonesia.


“Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman potensi kerjasama ekonomi itulah, pertemuan dan diskusi dengan HIPMI dan pengusaha Indonesia lainnya diselenggarakan,” jelas Al Busyra. 


Kerjasama ekonomi Indonesia dengan Ethiopia terus meningkat dari tahun ke tahun dan surplus bagi Indonesia. Saat ini terdapat 5 perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Ethiopia, dan merupakan nomor dua terbesar di benua Afrika setelah Nigeria. (gas) 

×
Berita Terbaru Update