-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kritik Gubernur Anies soal Banjir Jakarta, Giring Pun Disentil Pasha Ungu

Tuesday, February 23, 2021 | 7:41 PM WIB Last Updated 2021-02-23T12:49:47Z

 

Pasha dan Giring (tribunnews.com)

JAKARTA (DutaJatim.com) - Dua vokalis grup band ternama Indonesia yang kini terjun ke panggung politik ternyata berbeda pendapat terkait banjir Jakarta. Yang satu mengikuti garis politik partainya, PSI, yang selama ini suka sekali mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Apalagi soal banjir. 


Yang satu lagi, Pasha sudah pernah merasakan mengelola pemerintahan saat menjadi wakil walikota Palu Sulawesi Tengah. Giring sendiri masih mau coba-coba nyalon jadi presiden di 2024.


Giring Ganesha yang dulu lebih dikenal sebagai Giring Nidji mulanya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Giring mengkritik Anies yang dinilainya melempar kesalahan atas banjir di Jakarta ke daerah lain. Panjang lebar Giring menulis kritik di akun instagramnya. 


Rupanya, selain ada yang pro dengan pandangan Giring, ada pula yang berpandangan berbeda termasuk Pasha mantan vokalis grup band Ungu. 


Berikuti kritik Giring Ganesha yang pernah menyatakan siap menjadi Presiden Indonesia dan kini aktif di Partai Solidaritas Indonesia atau PSI tersebut. 


"Mas Gubernur @aniesbaswedan jangan cuma melempar kesalahan pada curah hujan dan banjir kiriman. Pada banjir kemarin, status pintu air di Bogor dan Depok normal. Artinya banjir terjadi karena Mas Gubernur Anies tidak punya rencana dan cara yang jelas untuk mengatasinya. Selama tiga tahun terakhir Mas Anies tidak pernah serius mengatasi banjir selain itu Mas Anies terbukti tidak punya kapabilitas mengelola Jakarta."


"Naturalisasi sungai yang selalu digembar-gemborkan Mas Anies terbukti cuma konsep di atas kertas, tidak dikerjakan di lapangan sementara normalisasi sungai dihapuskan. Selain itu, menjelang musim hujan, tidak terlihat ada upaya untuk mengeruk sungai, membersihkan saluran air, dan mengecek pompa."


"Ketika tindakan-tindakan itu tidak dilakukan, mustahil Jakarta bebas dari banjir. Padahal anggaran DKI Jakarta lebih dari cukup untuk membiayai itu semua. Anggaran Jakarta diboroskan untuk hal-hal tak perlu. Lihat saja, untuk pembayaran uang  muka Formula E,  mempercantik JPO, atau mengecat genting-genting rumah warga.  Dari sini, Gubernur Anies  terlihat tidak mampu menyusun prioritas.  Kebutuhan mendesak dinomorduakan, hal-hal bersifat kosmetik justru didahulukan. #BanJirJakarta2021 #prayforJakarta.


Sindiran Pasha Unggu


Rupanya, kritik panjang Giring menggelitik Pasha untuk menyampaikan pendapatnya. Mantan vokalis grup band Ungu bernama lengkap Sigit Purnomo Syamsuddin Said itu pun menyampaikan tanggapan berikut:


"Saudaraku bro @giring yang terhormat.. saya izin komen di laman pa Plt.ketum psi.. judgement bro ketum terkait kapabilitas pa gub @aniesbaswedan yang bro anggap tidak mampu mengelola Jakarta saya kira terlalu naif dan kerdil...," ujar Pasha mengawali komentarnya. 


Selanjutnya, Pasha menegaskan bahwa mengelola Jakarta tidak semudah melontarkan kritik di media sosial.


 "Mengelola Jakarta tidak semudah bro mengkritik di medsos.. bahwa Pemda DKI Jakarta perlu memberikan ekstra perhatian khusus terkait program penanganan banjir berikut how to solve the problem kita sepakat, bahkan bila perlu ada tim satgas banjir yg dibentuk dalam mengantisipasi kejadian banjir yang terus berulang hampir setiap tahunnya..." ujar Pasha. 


Pasha juga menegaskan soal prinsip kerja pemerintah. "Pemerintah bekerja berdasarkan prinsip kebutuhan yang di laksanakan by sistem, by regulasi dan anggaran yang sudah diposkan di setiap opd2 terkait...," ujar mantan wakil Wali Kota Palu tersebut.  


Tak lupa Pasha meminta para politisi di DPRD melihat kembali cetak biru perencanaan ibu kota. "Saran bagi saudara2ku yang duduk diDPRD DKI Jakarta termasuk kader partai #PAN yang duduk di parlemen DKI untuk buka kembali blue print perencanaan pembangunan ibukota Jkt sejak zaman Belanda yang mana saya yakin semuanya sudah tertuang didalamnya termasuk jawaban persoalan bagaimana agar Jakarta tidak ‘lagi’ banjir...." ujarnya.


Pasha juga mengkritisi kata kapabilitas yang disampaikan Giring. "Kata kapabilitas yg bro sampaikan ini sangat ‘bias’ dan tidak tepat sebab persoalan Jakarta tidak hanya banjir.. Hari ini ada pandemi, ada persoalan kemiskinan baru dampak dari pandemi ada persoalan pemulihan ekonomi ada persoalan pembangunan juga pembenahan serta dekorasi kota yang jg tidak bisa ditinggalkalkan begitu saja..semua harus diselesaikan setidaknya secara linier/paralel...," ujar Pasha. 


Pasha pun meminta Giring lebih bijak melihat persoalan. "Kalau kemudian persoalan banjir melahirkan pendapat terkait kapabilitas secara menyeluruh saya pribadi tidak sepakat.. selaku pemimpin partai di Republik ini sejatinya saudaraku giring harus lebih bijak melihat situasi bangsa kita yang sedang ‘sakit’ & ‘sulit’.. setidaknya narasi yang dibangun harusnya menenangkan tidak ‘meresahkan’ apalagi sampai ke persoalan penilaian ketidakmampuan seseorang.. bukankah bro giring pun tidak dalam kapasitas menilai seperti itu..?" tambah Pasha. 


Pada penutup komentarnya Pasha menulis soal keterujian mengelola sebuah wilayah.  "Apakah bro giring sudah pernah teruji mengelola sebuah kota/daerah atau bahkan kelurahan..? Mohon maaf kalau saya keliru berpendapat bro ketum.. salam millenial! hidup PSI!salam hormat saya -pasha- ketua DPP PAN..," tutup Pasha. 


Sementara itu, beragam komentar lainnya ada yang bernada searah maupun berlawanan dengan komentar Giring terhadap Anies Baswedan. Akun tsamaradki adalah salah satu yang searah dengan pernyataan Giring. "Siappp bro ketum! Kita mesti evaluasi kinerja Pak Gub," cuitnya. 


Sementara akun mtaufiqaneukaceh bernada sebaliknya. "Ahhh branii nya selalu ke pak Aniss jaaa, gubernur lain branii gakkk. Tunjukkan nyali mu calon dong. Jgn branii ke bawah jaaa tp tumpul ke atas," ujarnya. 


Hal itu senada dengan komentar akun fadlidatu. "Kmren semarang banjir diem aje bro,,trs bekasi banjir diem ajah bro,,knpa pas jakarta banjir bru kritik,,woi yg banjir bukan jakarta doang noh bekasi juga banjir," ujarnya. (BC)


×
Berita Terbaru Update