-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

84 Tahun Semu, Ole-Ole Penuh Kenangan

Wednesday, March 24, 2021 | 10:10 AM WIB Last Updated 2021-03-24T03:10:14Z

 


SURABAYA (DutaJatim.com) - Setiap tanggal 23 Maret sangat mempunyai arti bagi Semu (istri mendiang Laoshi). Juga demikian dengan seluruh anggota Ling Tien Kung di mana pun berada. Pasalnya, pada tanggal tersebut, merupakan hari kelahiran Semu.


Pada Rabu (24/3/2021) pagi, bertempat di Puslatbang Ole-Ole, Surabaya, Semu merayakan Ultahnya Ke-84 bersama pengurus MPET2 dan sejumlah anggota Ling Tien Kung lain dengan penuh protokol kesehatan.


“Setiap tanggal 23 Maret saya selalu ingat Laoshi. Di jiwa ini Laoshi seolah masih hidup. Aku rindu. Aku rindu Ole-Ole. Di Ole-Ole, kami berdua dalam keadaan apa pun memberikan pelatihan Ling Tien Kung kepada anggota. Ole-Ole penuh kenangan,” kata Semu kepada wartawan Majalah Dunia Ling Tien Kung, sambil terisak pelan.




Karinduan kepada sang mendiang, merupakan hal yang wajar. Mengapa? Karena semasa hidupnya, terutama saat membangun hingga melatih Ling Tien Kung, mereka selalu berdua.

 
“Saya minta kepada kalian semua, kembangkan Ling Tien Kung. Kembangkan sesuai apa yang diajarkan Laoshi,” pintanya.


Semu tampak mulai tersenyum ketika meniup kue Ultah Ke-84. Sementara hadirin menyanyikan lagu Happy Birtday. Semua bergembira. Tidak sepeti tahun-tahun sebelumnya, pada masa pandemic ini, anggota dilarang untuk mengucapkan Ultah secara langsung (dilarang menyalami Semu secara langsung). Ini semua demi menjaga protokol kesehatan.


Sementara Shane Feldo Fuyi Widjaja, Dewan Pembina, dalam sambutannya mengatakan, kita sudah sepatutnya mengucapkan terima kasih kepada Semu.


 “Bersama Laoshi, Semu tidak pernah lelah untuk melatih kita semua. Semoga Semu diberi umur panjang, sehingga kita tetap bersama Semu,” katanya. Acara serimonial Ultah Semu Ke-84 ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Prof. Didiek. (Erfandi Putra)
×
Berita Terbaru Update