-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Banjir Luapan Kali Lamong Meluas ke Empat Kecamatan di Gresik

Monday, March 15, 2021 | 7:37 PM WIB Last Updated 2021-03-15T12:37:14Z

 



GRESIK (DutaJatim.com) – Sejumlah desa di empat kecamatan terdampak banjir akibat luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Semula banjir merendam dua kecamatan, tapi hujan deras yang terus mengguyur wilayah itu mengakibatkan luapan banjir meluas ke dua kecamatan lainnya.


Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Gresik melaporkan, Senin, 15 Maret 2021, empat kecamatan yang terkena banjir itu, masing-masing Balongpanggang, Benjeng, Cerme dan Kecamatan Menganti.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Tarso Sagito mencatat, total ada 25 desa yang terendam di empat kecamatan itu.

Ketinggian air, antara 10-80 cm. Yang  tertinggi terjadi di Desa Guranganyar, tepatnya di Perum Prismaland yang tergenang antara 40-80 cm, dengan total 270 rumah tergenang, 50 hektare sawah tergenang, dan 50 hektare tambak tergenang.

Salah satu warga di Kecamatan Cerme Irma mengaku banjir di wilayahnya mulai meninggi dan menggenangi rumahnya sejak Minggu malam.

"Kemarin malam, usai Maghrib hujan deras disertai angin, langsung banjir. Padahal sebelumnya jalanan masih kering," kata Irma.

Dia berharap Pemkab Gresik mencari solusi terkait masalah banjir di wilayahnya, sebab musibah tersebut selalu terjadi setiap tahunnnya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku prihatin atas banjir yang melanda di wilayah Gresik selatan tersebut. Bupati mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja lebih keras membantu masyarakat agar terbebas dari banjir rutin.

Ini merupakan suatu bencana tahunan dan bencana semua. Untuk itu saya berharap kepada seluruh masyarakat, terutama ASN, untuk bersama-sama menyelesaikan masalah ini," kata Gus Yani, panggilan akrab Fandi Akhmad Yani.

Ia juga telah memerintahkan sejumlah camat untuk mendatangi lokasi banjir dan memantau kondisi terkini.

Camat Benjeng Suryo Wibowo, melaporkan banjir yang melanda wilayahnya menggenangi tujuh desa masing-masing Desa Sedapurklagen, Karangankidul, Munggugebang, Klampok, DeliksumberBengkelolor, dan Desa Gluranploso. (vvn/sal)

×
Berita Terbaru Update