-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ingin Miliki Generasi Plus, Pamekasan Rintis Kerjasama dengan Ponpes Amanatul Ummah

Thursday, March 11, 2021 | 5:53 PM WIB Last Updated 2021-03-11T10:53:54Z

 Bupati Baddrut Tamam bersama KH Asep Saifuddin Chalim.



PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Pemkab Pamekasan kini menjajaki kemungkinan membangun kerjasama dengan Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Pacet Mojokerto. Khususnya dalam hal pengembangan dan pembinaan anak dan generasi muda. 

Rabu (10/3/2021) Bupati Pamekasan Baddrut Tamam berkunjung ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah dan diterima langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim MA.

 
Ikut mendampingi Bupati Baddrut Tamam dalam kunjungan tersebut sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan antara lain Kadis Pendidikan Drs Achmad Zaini MPd, Kabag Kesra Khalifaturrahman dan Asisten Setdakab Bidang Kesra  Drs Agus Mulyadi MSi.
Kadis Pendidikan Achmad Zaini mengungkapkan Pemkab Pemekasan memiliki keinginan agar para siswa dan pelajar dari Pamekasan bisa memiliki prestasi akademis dan berakhlak yang religius. Karena itu siswa atau pelajar itu yang nanti akan menjadi calon penerus dan pengelola kehidupan masa depan yang professional dan berakhlak mulia.


Pondok Pesantren Amanatul Ummah, kata Zaini,  sudah dikenal sebagai lembaga  pendidikan yang telah berhasil membentuk para santri memiliki dua kompetensi tersebut. Karena itulah, lanjutnya, Pemkab Pamekasan menjadikan Pondok Pesantren tersebut sebagai sasaran studi atau target kerjasama yang akan dilaksanakan nanti. 


”Pesantren Amanatul Ummah itu sukes membentuk dua kompetensi itu. Kita ketahui bahwa mayoritas lulusan Amanatul Ummah itu diterima di Perguruan Tinggi negeri ternama dalam maupun luar negeri. Memang Amanatul Ummah  memiliki target lulusannya sebagai alim ulama, pengusaha sukses, politisi yang beradab, birokrat yang professional, teknis yang ahli dan menempati semua sector kehidupan,” ungkap Zaini.


Dengan kondisi lulusan yang luas tersebut, kata Zaini, Pemkab Pamekasan tertarik ingin belajar secara detail pola manajemen pengelolaan pendidikan dan akan dilanjutkan dengan membangun kerjasama. ”Kita masih studi dan akan dilakukan studi secara detail lagi. MoU masih belum dilakukan,” ujarnya. 


Target yang diinginkan Pamekasan jika kerjasama nanti terbangun dengan baik adalah masa depan generasi muda atau para santri Pamekasan akan menjadi generasi yang hebat yang pada gilirannya juga akan membawa menuju Pamekasan hebat. Mereka yang telah berhasil mendapat pendidikan plus itu nanti diharapkan kembali bisa membangun daerahnya.


“Targetnya masa depan generasi Pamekasan hebat dengan harapan akan kembali ke Pamekasan untuk membangun daerahnya. Ini target masa depan target jangka panjang ke depan yang tentu baru bisa dinikmati oleh kepemimpinan setelah kita. Yang pasti saat ini kita mulai, kita telah berikhtiar merintisnya,” ungkapnya.


KH Asep Saifuddin Chalim, kata Zaini, dalam sambutannya menyampaikan bahwa santri atau siswa lulusan lembaga pendidikan naungan Amanatul Ummah hampir tersebar di semua negara, di perguruan tinggi negeri  di berbagai jurusan  antara lain bidang engineering, kedokteran, teknologi, kimia,  fisika, tafsir sastra dan lain sebagainya.

“Beliau menegaskan bahwa semua sektor kehidupan ini harus dikuasi oleh para profesional yang agamis, dekat dengan tuhannya, berakhlak mulia. Nah Pemkab Pamekasan ingin anak dan generasi muda yang seperti itu sehingga bisa membangun untuk kemajuan daerahnya,” pungkasnya. (mas)
×
Berita Terbaru Update