-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Duma Negara di Rusia Siap Dorong Kerja Sama dengan Indonesia

Wednesday, April 7, 2021 | 8:56 AM WIB Last Updated 2021-04-07T01:56:52Z



MOSKOW (DutaJatim.com) - Duma Negara (lembaga legislatif di Rusia, Red.) siap mendorong kerja sama, tidak hanya antar parlemen dan pemerintah, namun juga untuk menghubungkan dunia usaha di kedua negara, Rusia dan Indonesia.  


Ketua Kelompok Persahabatan Parlemen Indonesia dan Rusia di Duma Negara Rusia, Denis Kravchenko, menyatakan hal itu saat pertemuan kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Tavares, di Moskow pada Selasa (06/04/2021). Pertemuan itu turut dihadiri oleh anggota Kelompok Persahabatan Parlemen, Alexey Lyashchenko.


“Kerja sama antara Parlemen merupakan komponen penting dalam kerja sama bilateral Rusia dengan Indonesia,” ujar Dubes Jose Tavares.


“Rusia saat ini memfokuskan kebijakan untuk mendorong kerja sama dengan negara-negara di Timur (look east policy). Tidak hanya dengan mitra tradisional seperti Tiongkok, namun juga dengan Indonesia”, tukas Kravchenko.


Kedua pihak sependapat bahwa saat ini hubungan perdagangan dan investasi Indonesia dan Rusia masih perlu terus ditingkatkan untuk dapat mencerminkan potensi besar yang sesungguhnya.


Pembahasan dalam pertemuan juga terkait topik mengenai peluang untuk pengembangan kerja sama lebih lanjut antara Indonesia dan Rusia, termasuk di bidang penerbangan, alutsista militer, teknologi roket dan satelit, pembangkit listrik, farmasi, serta pariwisata.


Pertemuan ini merupakan pertemuan pertama Dubes Jose Tavares dengan Anggota Duma Rusia karena selama ini masih terdapat pembatasan pertemuan akibat pandemi Covid-19.


Kedekatan Parlemen Indonesia dan Rusia tercermin dengan kehadiran Kelompok Persahabatan di kedua Kamar pada masing-masing parlemen, baik antara DPR RI dengan Duma Negara, serta antara DPD RI dengan Dewan Federasi Rusia.


Duma Negara adalah Majelis Rendah Parlemen Rusia yang maksimal beranggotakan 450 orang dan dipilih melalui Pemilu. Pertemuan terakhir antara DPR RI dan Duma Negara dilakukan di Moskow pada saat kunjungan Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI ke Rusia pada Oktober 2017. (gas)

×
Berita Terbaru Update