-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Selundupkan Pemudik, Pak Ndul 'Inti Core of The Core' Tersesat di Kuburan

Sunday, May 2, 2021 | 12:26 WIB Last Updated 2021-05-02T05:26:13Z


SIDOARJO (DutaJatim.com) - Youtuber Pak Ndul dikenal dengan kata-katanya yang "asal bunyi" nan lucu seperti "ahlinya ahli" atau "core of the core". Saking terkenalnya Pak Ndul sampai diundang untuk mengisi acara televisi. Saking ngetopnya Pak Ndul sampai-sampai digandeng polisi untuk sosialisasi larangan mudik lebaran Idul Fitri. 


Namun hal itu justru membuat Pak Ndul nekat menyelundupkan pemudik ke Sidoarjo tapi akhirnya gagal. Pak Ndul dihadang dan diputarbalikkan oleh polisi. Pak Ndul menyelundupkan pemudik menggunakan mobil boks. Dengan berpegang arahan google maps, Pak Ndul mencari jalur yang aman dan antipenyekatan. Alhasil, Pak Ndul disesatkan hingga ke kuburan. 


Tak berhenti di situ, Pak Ndul kemudian mencari jalur mudik lain. Namun, suara dari asisten google membawanya ke Mapolresta Sidoarjo. Tempat ini, disebut paling aman karena banyak dijaga polisi. Ya mau untung berujung buntung, Pak Ndul akhirnya gagal membawa para pemudik pulang kampung. 


Dia pun mendapat imbauan polisi jika pemerintah melarang mudik tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Para pemudik juga akan diputarbalikkan. Nah kisah Pak Ndul ini bukan asli tapi ada dalam video bertajuk "Ahlinya Ahli, Ahlinya Mudik Kena Putar Balik". Video ini buatan Satlantas Polresta Sidoarjo untuk menyosialisasikan larangan mudik.


Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Wikha Ardilestanto mengatakan pihaknya sengaja menggandeng sejumlah influencer agar video sosialisasi larangan mudik bisa menarik minat masyarakat.


"Awalnya kita ada perintah dari Direktorat Lalu Lintas. Jadi polres-polres ditantang untuk membuat video unik yang kira-kira bisa viral ke masyarakat. Video itu berisi video untuk menyosialisasikan larangan mudik dari pemerintah," kata Wikha dikutip dari detikcom Minggu 2 Februari 2021.


Wikha mengatakan konsep video ini berasal dari ide timnya. Pihaknya sengaja membuat konsep ini agar lebih mudah dipahami masyarakat. (win)

×
Berita Terbaru Update