Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Persiapan Nataru di Pamekasan, di Kota Car Free Night, di Desa dan Kecamatan Menggelar Istighotsah

Thursday, December 22, 2022 | 06:33 WIB Last Updated 2022-12-21T23:33:14Z
Wabup Pamekasan Fattah Jasin


PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Bupati Pamekasan  Baddrut Tamam didampingi Wakilnya Dr Ir RB Fattah Jasin MS, bersama Forkopimda Pamekasan menggelar pertemuan membahas persiapan dan pengamanan perayaaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 mendatang, Selasa (20/12/2022). 

Dalam rapat yang digelar di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan itu juga dihadiri  para camat dan Forkopimcam se-Kabupaten Pamekasan, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan instansi pemerintah terkait lainnya.

Wabup Fattah Jasin saat ditemui usai meminpin Rapat Bersama Jajaran Sekretariat Daerah, Rabu (21/12/2022) siang mengatakan dalam rapat koordinasi tersebut dipaparkan mengenai berbagai rencana pengamanan untuk Natal dan tahun baru. Di antaranya masalah pergerakan arus barang dan jasa. 

Tentang hal tersebut, kata Fattah Jasin,  sudah ada aturannya dari Menteri Perhubungan bahwa H-11 sudah tidak diperkenankan angkutan umum misalnya  truk masuk  kota, tetapi perkecualiannya adalah mengangkut misalnya minyak dan gas sembako dan air minum kemasan. 

“Ada sejumlah angkutan dari luar yang memang masih bisa diakomodir  namun dengan cara harus meminta ijin. Misalnya PLN, untuk kebutuhan investasi itu boleh tapi minta ijin. Selain itu sudah tidak ada tawar menawar lagi,” katanya. 

Sementara peran Polres Pamekasan yang kebetulan bersamaan dengan kegiatan Operasi Lilin Semeru, nanti skenarionya akan ada kegiatan Car Free Night di perkotaan, diperluas mulai dari perbatasan masuk Pamekasan bagian selatan, masuk dari Sumenep dari timur, juga dari arah barat dan utara, sehingga kota benar-benar steril.

“Tujuannya agar tidak ada konvoi, penumpukan massa dan sepeda motor knalpot brong juga tidk ada. Juga kemarin ada pembahasan adanya konvoi kendaraan terbuka membawa pocong. Nanti insya Allah akan diantisipasi dan pihak Dandim sesuai regulasi siap membantu Polisi ketika diperlukan,” paparnya. 

Dalam perayaan Natal, kata Fattah Jasin,  konsentrasinya adalah pengamanan tempat vital yakni di berbagai rumah ibadah atau gereja. Di Pamekasan, kata Fattah Jasin, ada 7 rumah ibadah. Pada malam Natal nanti akan ada posko yang dipersiapkan dan rekayasa lalulintas, leading sectornya Polres dibantu Dinas Perhubungan.

Sementara untuk pergantian tahun baru, Bupati Baddrut Tamam, kata Fattah Jasin, dalam rapat koordinasi itu menyarankan agar kegiatan disesuaikan dengan budaya Madura. Karena itu para Camat dan Kepala Desa diminta untuk menggelar istighotsah di wilayah masing masing. Tujuannya lebih kepada gerakan spiritual mendoakan supaya tahun depan kondisinya lebih baik. 

“Kita akan memantau secara bersama sama dengan Forkopimda. Tapi camat dengan Forkopimcamnya,  desa dan Kadesnya harus siap untuk mengantisipasi termasuk ikhtiar, khawatir ada sesuatu yang di luar prediksi, misalnya radikalisme dan macam-macamnya,” tutur Fattah Jasin.

“Bapak Bupati berharap dua momentum ini di Pamekasan bisa terlaksana dengan baik tanpa ada sesuatu kejadian baik itu menyangkut laka lantas, terhadap rumah ibadah, yang memang kita negara Pancasila ini harus saling menghormati satu sama lain,” katanya.

“Dan yang penting lagi supaya masyarakat tidak  bereuforia untuk melakukan konvoi di tahun baru, dan objek vital semuanya akan kita awasi semaksimal mungkin. Sebab walapun pengamanan dari kepolisian sudah maksimal, TNI membantu, Pemda lewat Satpol PP dan Dishub, tapi peran masyarakat tetap kita harapkan,” imbuhnya. (mas)



No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update