Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Diluncurkan Profira, Teknologi XERF Bantu Pengencangan Kulit secara Instan

Monday, July 20, 2026 | 13:42 WIB Last Updated 2026-07-20T06:42:00Z

 

Dr Vivin Marini melakukan perawatan menggunakan teknologi XERF.



SURABAYA (Global-News.co.id) - Tak banyak orang yang menyadari kalau  sejak usia pertengahan 20 tahun, produksi kolagen dalam tubuh mulai mengalami penurunan. Setelah melewati usia 25 tahun tubuh akan kehilangan 1-1,5% kolagen setiap tahunnya. Penurunan kolagen meningkat jadi 2% terjadi saat mulai masuk usia 30 tahun. "Penurunan akan semakin drastis ketika masuk usia 40 dan seterusnya," ujar dr Ruth Julyana, Direktur Profira Clinic.


Ketika jumlah kolagen menurun atau berkurang, akan berdampak kulit mengalami penuaan (aging) yang ditandai dengan penampilan jadi kering dan kusam, muncul kerutan, hingga kendur.


Terjadinya proses penuaan pada dasarnya tidak sama pada setiap orang. Namun biasanya ditandai dengan pipi yang kendur atau mulai ada bolanya, garis senyum mulai dalam atau garis senyum bagian bawah mulai kelihatan, kelopak mata turun, serta munculnya janggut dobel (double chin).


Salah satu cara untuk mencegah aging tersebut dengan melakukan perawatan guna memacu produksi kolagen. Ruth menyebut, Profira XERF yang diluncurkan Jumat (17/7/2024), menggunakan teknologi berbasis dual monopolar radio frequency merupakan inovasi teknologi dalam perawatan pengencangan dan pengangkatan permasalahan terkait aging di wajah tanpa tindakan bedah.


Dijelaskan, teknologi ini bekerja pada dua frekuensi sekaligus yaitu 6,78 MHz dan 2 MHz dengan tujuan mendorong terbentuknya jaringan kolagen untuk memerbaiki tekstur kulit serta menjadikan pori-pori lebih halus. Karena, sebagaimana dikatakan Ruth, pabrik kolagen dalam tubuh kita tambah tua tambah malas berproduksi.


"Kombinasi keduanya memungkinkan dalam sekali treatmen ada energi yang dihantarkan ke dua lapisan kulit yang berbeda sehingga menghasilkan efek lifting dan tightening," terang Ruth.


Treatment anti aging ini, lanjutnya, bisa menjadi solusi bagi mereka yang menginginkan perawatan wajah yang efektif, nyaman dan minim gangguan terhadap aktivitas sehari-harinya. Ini lantaran treatmennya bekerja secara instan, dalam arti hasil pengencangan dan lifting mulai terlihat segera setelah treatmen. Selain itu tidak menimbulkan rasa sakit karena tanpa memerlukan anestesi dan pasien dapat langsung kembali beraktivitas setelah menjalani treatmen.


 "Juga dilengkapi sistem pendingin pada permukaan kulit sehingga ketika energi masuk tidak  melukai kulit," terang Ruth sembari menyebut kolagen efektif terbentuk secara maksimal satu bulan hingga tiga bulan setelah treatmen. 


Diakui, treatmen ini bisa menjadi pilihan mereka yang tidak atau belum berani menjalani face lift. Facelift atau tarik wajah adalah prosedur bedah kosmetik untuk mengencangkan jaringan wajah yang kendur akibat penuaan. Tindakan ini membuang kelebihan kulit, mengencangkan otot, serta mereposisi lemak agar wajah tampak lebih tegas dan awet muda.


XERF, teknologi baru di bidang estetika ini bisa menjadi pilihan treatment anti aging lebih optimal bagi mereka yang menginginkan hasil alami tanpa prosedur invasif. Dan dengan down time minimal, di mana klien bisa langsung beraktivitas apakah mau ke pesta atau kembali bekerja. "Terpenting meningkatkan kepercayaan diri setiap pasien," tambah Ruth.


Itu pula yang mendasari Hermin, salah satu kastemer Profira untuk memilihnya. "Karena saya belum berani kalau face lift," ujarnya sebelum menjalani treatmen dari dr Vivin Marini.


Keberadaan XERF ini melengkapi layanan yang sebelumnya telah ada di klinik estetika tersebut.(ret)



No comments:

Post a Comment

Bisnis

Bisnis
×
Berita Terbaru Update