![]() |
| Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto saat membuka Lomba Porseni IGTKI dan Anak-anak saat Lomba Finger Painting. |
MADIUN (DutaJatim.com) - Sebanyak 120 peserta dari 15 kecamatan se Kabupaten Madiun mengikuti Lomba Kreatifitas Guru dan Anak TK di ajang Seleksi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-Kanan Indonesia) ke XV di Gedung Dwija Hayu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun pada Rabu (4/11/2026).
Dalam ajang Porseni tersebut terdapat empat cabang lomba yang dipertandingkan antara lain lomba kolase, finger painting, lomba menyanyi duet dan lomba pembuatan video pembelajaran.
Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Madiun, Widiati menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan bakat dan kreativitas anak, membantu perkembangan motorik halus, meningkatkan rasa percaya diri, kemandirian, serta menumbuhkan jiwa solidaritas dan kebersamaan.
Peserta yang berhasil meraih juara pertama dalam seleksi ini, nantinya akan diberangkatkan untuk mewakili Kabupaten Madiun dalam ajang Porseni IGTKI tingkat Provinsi yang akan diselenggarakan pada 19–20 Desember mendatang di Surabaya.
“Seluruh panitia dan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun turut memohon doa restu agar kontingen Madiun dapat mendulang prestasi dan membawa harum nama daerah.” Kata Widiati.
Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto saat membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi utama penentu keberhasilan di jenjang pendidikan berikutnya. Selain itu untuk menciptakan generasi berprestasi, kecerdasan akademik harus dibarengi dengan budi pekerti dan karakter yang kuat. Kompetisi menjadi wadah efektif untuk mengasah potensi serta melatih keberanian.
“ Bagaimana bisa berprestasi kalau tidak berkompetisi.” tegasnya
Menurutnya, karakter anak usia dini lebih cepat terbentuk melalui tindakan nyata daripada sekadar nasihat lisan. Dengan menyuntikkan keberanian moral karena benar dan takut karena salah, anak-anak Madiun diyakini tak sekadar tumbuh pintar, tetapi juga berani, berintegritas, dan siap meraih kesuksesan di masa depan.
“Anak-anak itu lebih mudah dicontohi ketimbang diomongi. Kami yakin, dengan contoh yang baik, kegiatan positif, serta keseimbangan antara prestasi dan karakter, anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang pemberani, jujur, dan sukses,” ujarnya.
Bupati berpesan kepada ibu-ibu, hendaknya membimbing anak-anak agar tidak hanya pintar melainkan berakhlak mulia.
“ Dan, kepada anak-anaku, teruslah bermimpi, bereksplorasi dan jangan takut berkarya. Jika kalian berprestasi dalam belajar. Itulah salah satu keberhasilan terbesar bagi kita semua.” pesannya menegaskan.
Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati , Bunda Paud, Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga , dan Ketua Dharma Wanita tersebut berjalan lancer meriah dengan suasana yang ceria dan menggembirakan. (her)

No comments:
Post a Comment