-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sedih Rasanya, Ada Balita 3 Hari Peluk Jasad Ibunya yang Membusuk

Senin, 28 Oktober 2019 | 23.49 WIB Last Updated 2019-10-28T16:49:04Z


MAKASSAR (DutaJatim.com) - Nasib bocah ini  sungguh tragis. Anak berusia 2 tahun itu ditemukan polisi tengah menunggu jasad ibunya yang sudah membusuk selama tiga hari di rumah kos kawasan Bontonompo, Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 28 Oktober 2019 sore. Bocah perempuan yang malang itu sekarang dirawat intensif di rumah sakit.

"Mayat ibunya sudah membusuk. Jasad itu dipeluk anaknya selama tiga hari," kata Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, Kombes Farid Amansyah, saat dimintai konfirmasi, Senin (28/10/2019). Sedih rasanya, ada Balita 3 hari peluk jasad ibunya yang membusuk.  

Setelah mendapat laporan warga, anggota Dokpol (dokter kepolisian) yang menuju lokasi menemukan bocah itu tengah memeluk jenazah sang ibu. Karena itu, polisi memutuskan merawat anak perempuan ini secara intensif untuk menangani kemungkinan dia terkena  bakteri yang menyebar dari jasad ibunya.

Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin sebelumnya mengatakan polisi menerima laporan dari warga sekitar pukul 16.30 Wita. Warga melaporkan penemuan ini karena curiga dengan bau menyengat yang keluar dari dalam kamar kos itu. 

Warga sempat heboh setelah mencium bau busuk tersebut. Apalagi setelah diketahui ada mayat yang telantar selama tiga hari di rumah kos itu ditunggui anaknya yang masih balita. 

"Anak itu kondisinya baik. Tidak ada tanda sakit meski hidup bersama mayat," kata Farid Amansyah.

Bocah ini ditemukan tim polisi sedang memeluk jasad ibunya yang tergeletak di depan kamar mandi. Melihat hal itu, ada kemungkinan ibunya terjatuh.

"Kita observasi, karena dampak dari itu (hidup bersama mayat selama tiga hari, Red.) tidak kelihatan 1-2 hari ini. Sebab, ada masa inkubasi. Tapi mudah-mudahan tidak ada penyakitnya. Kita rawat anak itu," katanya.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh jasad perempuan tersebut. Polisi masih menyelidiki kejadian ini. Selanjutnya polisi menunggu izin autopsi untuk mengungkap penyebab kematian korban. "Kita akan otopsi kalau diizinkan oleh keluarganya," ujarnya.

Perempuan berinisial M ini diketahui memang tinggal bersama satu anak perempuannya. Sedangkan suaminya sedang dinas di luar kota. 

Warga sangat bersedih melihat kenyataan itu. Warga berdatangan ke lokasi tempat ditemukan mayat tersebut.

"Sedih Rasanya, Ada Balita 3 Hari Peluk Jasad Ibunya yang Membusuk. Inilah pentingnya hidup bertetangga yang baik, saling lihat kabar, saling tolong menolong, tidak hidup sendiri-sendiri, tidak mau tahu dengan tetangga. Karena itu, penting tugas dari Pak RT, Pak RW, untuk mengatasi hal-hal semacam ini agar tidak terjadi lagi, ada tetangga meninggal kita tidak tahu," kata Muslimin, warga yang melihat di lokasi kejadian.  

(det/wis)


Foto detik.com: Polisi dan warga di lokasi penemuan jenazah yang ditunggui anaknya yang masih balita.

×
Berita Terbaru Update