-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pamekasan Run 13, Sejarah Baru Lomba Lari di Bumi Gerbang Salam

Selasa, 26 November 2019 | 08.46 WIB Last Updated 2019-11-26T01:46:09Z

Bupati Badrut Tamam melepas peserta Lomba Lari Pamekasan Run 13.


PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Untuk pertama kalinya Pamekasan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba lari terbesar sepanjang sejarah. Minggu (24/11/19)  kemarin ribuan warga mengikuti lomba lari dari  berbagai kategori. Lomba dilepas oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam, di Kawasan Monumen Arek Lancor. Ya, Pamekasan Run 13, Sejarah Baru Lomba Lari di Bumi Gerbang Salam.


Saat melepas peserta lomba lari kali ini,  Bupati Badrut Tamam didampingi oleh Ketua DPRD Pamekasan Fathorrahman, anggota Forkopida, Sekdakab Totok Hartono, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ir Muhammad dan pejabat terkait lainnya.

Lebih dari 1.000 orang dari berbagai kalangan berlari bersama di Pamekasan mengikuti lomba tersebut. Ada tiga kategori dalam lomba lari kali ini. Pertama jarak 13 km yang dikuti oleh 550 orang peserta. Lalu kategori kedua dengan jarak 5 kilometer diikuti sebanyak 250 orang dan terakhir dengan jarak 2,5 kilometer dikuti oleh 225 orang.

Sebelum dilepas para peserta lomba dan undangan mengawalinya dengan doa bersama untuk keselamatan peserta yang akan berlari bersama di jalanan Pamekasan. 

“Mari kita awali dengan berdoa semoga para peserta bisa menyelesaikan larinya dengan kondisi bugar dan tanpa halangan di jalan,” ajak Badrut Tamam. 


Parade para pelari dengan peserta terbanyak dalam sejarah lomba lari di Pamekasan tersebut diawali dari Taman Arek Lancor. Bupati Pamekasan Badrut Tamam dengan didampingi Ketua DPRD Pamekasan Fathorrahaman dan Forkopimda melakukan pelepasan para peserta.  

Badrut Tamam menegaskan bahwa ”Pamekasan Run 13”  adalah bagian dari upaya memancing peran serta warga untuk giat  berolahraga dan juga diharapkan dari Pamekasan bisa lahir sosok pelari handal tingkat nasional hingga internasional. 

“Semoga di Pamekasan ke depan bisa muncul bibit unggul berprestasi pelari nasional dan bahkan internasional. Spirit lahirnya peserta dari empat negara ini menjadi motivasi  tersendiri, karena pertama kali di Pamekasan,” katanya.

Banyaknya peserta yang terlibat dalam “Pamekasan Run 13” ini, diakui Badrut sebagai bentuk apresiasi masyarakat olah raga bahwa lari adalah yang diminati banyak orang. Maka siapa pun sepakat Pamekasan Run 13, Sejarah Baru Lomba Lari di Bumi Gerbang Salam.


“Ini merupakan bentuk apresiasi masyarakat dan menandakan jika olah raga lari banyak diminati mayarakat,” ungakapnya. 


Penanggungjawab ‘’Pamekasan Run 13’’ yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pamekasan Ir Muhammad menyampaikan kegiatan tersebut akan menunjang dan menumbuhkan bibit pelari handal. 
“Olah raga lari sangat digemari oleh masyarakat. Sehingga kedepan diharapkan menjadi bangkitnya atlet atler yang bisa tembus mencapai prestasi ditingkat nasional atau bahkan tingkat  internasional,” katanya. (mas)
×
Berita Terbaru Update