-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bencana Lagi, Bupati Minta Warga Waspada dan Antisipasi Dini

Sabtu, 11 Januari 2020 | 21.53 WIB Last Updated 2020-01-11T14:53:51Z

Bupati Badrut Tamam meninjau bangunan milik warga yang hancur di Desa Montok.

PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Bupati Pamekasan Badrut Tamam meminta masyarakat waspada jika ada tanda-tanda kemungkinan akan terjadi musibah bencana alam. Dengan waspada dan berhati-hati akan meminimalisir terjadinya korban jika bencana benar-benar bencana terjadi.

Himbauan itu disampaikannya saat meninjau rumah dan warga korban angin puting beliung yang terjadi di Desa Montok dan Desa Lancar Kecamatan Larangan, Sabtu (11/1/2020). Angin puting beliung tersebut terjadi pada Jumat sore yang mengakibatkan 25 rumah warga rusak. 


“Kami menghimbau yang pertama setiap ada tanda tanda akan terjadi angin kencang usahakan tidak didalam rumah, yang kedua agar menghindar  dari pohon pohon tua dan besar. Yang ketiga usahakan berada di tanah lapang yang ada disekitar  rumah. Dengan begitu mudah-mudahan tidak ada korban jiwa, jika ada musibah terjadi lagi,” tuturnya. 

Dia berharap jika terjadi bencana tidak ada korban apapun. Namun jika peristiwa itu benar-benar terjadi,  harapannya jiwa yang pertama harus diamankan. Intinya, kata dia, masyarakat  dan semua pihak harus berusaha maksimal membantu masyarakat yang kena musibah. 

Musibah, lanjutnya, tidak pernah direncanakan kecuali sudah ketetapan dari Allah. Musibah adalah kejadian duka, karena itu dia mengaku bersama Forkopimda, diantaranya Kapolres dan Dandim 0826 Pamekasan bersama-sama meninjau langsung lokasi kejadian dan menemui masyarakat yang jadi korban dan terdampak musibah tersebut. 

Dia juga menegaskan Pemkab Pamekasan akan segera memproses pemberian bantuan kepada warga tertimpa musibah tersebut. Dalam berusaha memberikan bantuan pada warga tersebut, untuk kekompakan dan efektifitas, Pemkab akan tetap  menjalin kebersamaan dengan Forkopimda. 

“Intinya kita mau bergerak cepat membantu seluruh elemen masyarakat yang terdampak musibah. Ini sungguh peristiwa yang membuat kita semua sedih, Kapolres dan Dandim pilu dan karena pilu itu menimbulkan empati. Karena empati itu kita mambantunya,” terangnya.

Bencana alam yang disebabkan angin puting beliung di Desa Montok dan Lancar Kecamatan Larangan ini merupakan kali kedua yang terjadi diawal bulan Januari 2020 ini. 

Sebanyak 25 rumah dan bangunan rusak akibat musibah tersebut. Bangunan yang paling berat kerusakannya yaitu tempat usaha penggergajian kayu milik H Makhfud dan rumah milik  KH Hasyim. 

Dalam kunjungannya Bupati Badrut Tamam memberikan bantuan sosial tanggap darurat berupa sembako kepada para warga terdampak bencana. Pemkab juga akan merencanakan  mendata lebih jauh para korban untuk memberikan bantuan lagi.

Sebelumnya musibah bencana serupa juga terjadi di Desa Jarin Kecamatan Pademawu dan Desa Larangan Tokol  Kecamatan Tlanakan dan Desa Banyupele Kecamatan Palengaan. Dalam kejadian pertama ini mengakibatkan puluhan rumah dan bangunan warga rusak. (mas)
×
Berita Terbaru Update