-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ikut Mengantar Jenazah Ning Lik, Khofifah Kenang Sebagai Sosok Pejuang Kediri

Minggu, 16 Februari 2020 | 21.43 WIB Last Updated 2020-02-16T14:43:50Z

KEDIRI (DutaJatim.com) - Ribuan umat ikut mengantarkan jenazah Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah ( Ning Lik) ke tempat peristirahatannya yang terakhir di pemakaman keluarga di Bandar Kidul Kediri Minggu 16 Februari 2020. Tampak di antara ribuan pentakziyah antara lain Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang ikut memakamkan jenazah Ning Lik--sosok yang dikenal sebagai wawalikota perempuan pertama di Kediri tersebut.


Tampak pula Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, sejumlah kepala daerah, Forkopimda Kota Kediri, para kiai, alim ulama dan sejumlah tokoh agama, dan jajaran Pemerintah Kota Kediri hadir untuk memberikan penghormatan terakhirnya kepada Lilik Muhibbah.


Dalam kesempatan itu Gubernur Khofifah mengenang almarhumah sebagai perempuan yang sabar namun serius dan selalu perhatian terhadap pegawainya. 


Menurut Gubernur, Ning Lik merupakan tokoh dan sosok pemimpin Kediri yang baik. Tak pernah ada sedikit pun konflik terjadi selama Ning Lik menjabat dua periode. Pada periode kedua ini beliau baru menjabat sekitar satu tahun.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, Ibu Lilik adalah sosok pejuang dalam kepemimpinan di Kediri. Tidak pernah ada konflik dengan masyarakat atau dengan wali kota. Beliau sosok yang baik," jelas Khofifah, Minggu (16/2/2020).

Prosesi pemakaman Ning Lik selesai pukul 10.30 WIB. Ning Lik meninggal karena sakit pada Sabtu (15/2) sore. Ia mengembuskan napas terakhir di RSU dr Soetomo Surabaya.

Sejumlah pemain asing Persik Kediri dan manajemen juga tampak datang ke rumah duka. Mereka memberi penghormatan terakhir kepada Ning Lik.

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Persik Kediri Arif Priyono, saat mendampingi bek tengah Persik asal Australia, Ante Bakmaz. Skuad Persik sedang diliburkan usai melakoni beberapa laga di ajang Piala Gubernur Jatim. Oleh karena itu, hanya beberapa pemain yang mewakili tim datang ke rumah duka.



"Saat ini kami memang meliburkan para pemain Persik usai laga Piala Gubernur Jatim. Namun ada perwakilan yang tetap takziyah. Seperti yang dilakukan oleh salah satu pemain asing, Ante Bakmaz," ucap Arif Priyono, Minggu (16/2/2020).

Menurut Arif, awalnya Ante segan hadir pada acara penghormatan terakhir untuk almarhumah Lilik Muhibbah. Karena Ante merupakan pemain asing non-Islam. Namun setelah mendapat penjelasan, Ante malah antusias ikut memberi penghormatan kepada Ning Lik.

"Setelah saya jelaskan bahwa di Indonesia toleransi beragama dijunjung tinggi, Ante Bakmaz pun mengerti. Akhirnya dia senang hati datang dengan saya ke rumah duka dan memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Kota Kediri itu," imbuhnya. (det/nas)



×
Berita Terbaru Update