-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

12 Ribu Santri Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Diantar Pulang: Disemprot Disinfektan Antisipasi Wabah Corona

Saturday, March 28, 2020 | 2:54 PM WIB Last Updated 2020-03-28T08:10:48Z




JOMBANG (DutaJatim.com) - Pondok Pesantren mulai memulangkan para santrinya. Para wali santri pun memadati ponpes untuk menjemput putra putrinya. Pemandangan itu antara lain terlihat di Ponpes Tambakberas Jombang.


Sedikitnya 12.000 -an santri putra putri dari berbagai jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Aliyah (MA), SMP, SMK, SMA , dan Mualimin diantar pulang demi menghindari dari serangan wabah Covid-19 yang semakin menggila.


Mulai Jumat (27/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020) besok secara bertahap kendaraan bus disiapkan Yayasan Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang guna memulangkan santri.

Dalam surat edaran Yayasan yang ditandatangani KH M Wafiyul Ahdi, dan KH M Syifa Malik, selaku Ketua dan Sekretaris Yayasan terkait petunjuk teknis pemulangan santri secara bertahap itu, pemulangan ini untuk mencegah terkena COVID-19.

Termasuk Prosedur Protokol Kesehatan sesuai standar anjuran Pemerintah dijalankan.




Sebelum pulang para santri dikumpulkan di sebuah hall besar. Secara bertahap mereka disemprot desinfektan. 

Setelah itu seluruh santri yang kena jadwal pulang hari I ini diminta cuci tangan dan disterilkan memakai cairan yang didatangkan khusus berstandart Internasional bantuan dari Cheil Samsung.

Bagi santri yang berasal dari Kabupaten Jombang, dan Mojokerto sendiri diwajibkan dijemput wali santri. Tetapi jadwal telah diatur. 

Para penjemput pun tidak boleh masuk halaman Pondok tetapi di depan gerbang Pondok dan titik kumpul di lapangan.

"Bagi santri yang berasal dari luar kota, akan diantar memakai bus yang sudah disterilkan.
Intinya santri pulang dan tiba di rumah aman dan steril," ujar KH M Wafiyul, dalam edarannya.

Bagi santri yang berasal dari luar negeri, atau kota lain diantar sampai Bandara Juanda.





Selanjutnya santri meneruskan perjalanan mandiri. Hanya saja suda harus disterilisasi.

Dalam anjuran pengasuh Ponpes, para santri yang sudah pulang tidak bisa kembali ke Pondok sampai tanggal 2 Juni 2020. Mereka para santri harus diam di rumah, mengaji, puasa, riyadhoh, tirakat, baca Alquran, hafalan dan lain sebagainya.

"Semua santri yang pulang telah dibekali prosedur kesehatan dan protokol kesehatan untuk dipraktikkan di rumah.

Termasuk tidak keluar rumah, hidup bersih, menjaga wudhu, dan kesucian badan," ujar Gus Jabbar, koordinator teknis pemulangan santri.

Sekadar diketahui, Ponpes Bahrul Ulum, adalah salah satu pondok pesantren tertua dan terbesar di Jawa Timur.

Ponpes Bahrul Ulum yang didirikn KH Wahab Hasbullah ini telah berdiri 195 tahun lalu. Ponpes ini berkembang pesat dengan beragam jenis dan jenjang pendidikan.

Hingga saat ini Ponpes Bahrul Ulum memiliki 34 unit asrama ponpes dan 18 unit pendidikan formal dari tingkat Pra Sekolah sampai dengan Perguruan Tinggi. 

Para Santri berasal dari berbagai daerah di penjuru tanah air.(ima)


×
Berita Terbaru Update