-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Diserahkan ke Gubernur Khofifah, Masker dan Hand Sanitizer Produksi SMAN 1 Kademangan Kota Blitar Dipuji

Senin, 23 Maret 2020 | 20.56 WIB Last Updated 2020-03-23T13:56:52Z


SURABAYA (DutaJatim.com) - SMAN 1 Kademangan, Kota Blitar, Jawa Timur, langsung merespon  imbauan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim untuk tanggap Corona. Untuk itu SMAN 1 Kademangan Kota Blitar  langsung melakukan kegiatan pembuatan masker double track dan hand sanitizer dari bahan-bahan alami dicampur alkohol.



Selanjutnya Senin (23/3/2020) siang, rencananya produk masker kain dan hand sanitizer itu diberikan  kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Namun karena terhalang rapat maraton yang dilakukan orang nomor 1 di Jatim itu,  akhirnya acara penyerahan ditunda. 


"Kita diminta menunggu dan sabar, karena Gubernur masih ada kegiatan. Sekiranya malam atau sore  bisa diterima Bu Gubernur, dua jam lagi bisa diserahkan," kata Slamet, Kasek SMAN 1 Kademangan didampingi stafnya di Gedung Grahadi Surabaya Senin siang tadi.



Rencananya, produk hasil karya siswa dan sekolah SMA Negeri 1 Kademangan Blitar ini berjumlah 150 lembar masker dan 75 botol hand sanitizer ukuran 100 ml - an, diserahkan ke Gubernur.

Slamet mengatakan produk masker sengaja dibuat bukan sekali pakai tapi doubel track dan bisa dicuci, untuk dipakai kembali.

Masker diambilkan dari bahan kain dan kasa. Sehingga kelebihan kasa itu bisa menyaring udara dan kain berguna untuk pelindung yang bisa dicuci kembali jika kotor.

"Kalau hand sanitizer itu kita produksi di campuran alkohol 90 persen dan lidah buaya, tutorial lengkapnya  bisa dilihat di youtube, https://youtu.be/FFoyN0bKOkY, " kata  Slamet.

Produk hand sanitizer SMAN 1 Kademangan, kata Slamet, sudah dilakukan uji lab dan optimal dalam melindungi diri dari virus dan bakteri.  




Hasil uji lab juga sudah diapresiasi oleh Dinas Pendidikan Kota Blitar.  Bahkan untuk masker sendiri sudah dibagikan ke warga sekitar yang kurang mampu.


"Kita juga lakukan rapat bersama tim kesehatan Kota Blitar dan pihak terkait," pungkas Slamet, M.Pd.

Produksi masker ini bisa menghasilkan 500 lembar, sedangkan produk hand sanitizer per hari bisa produksi 20 literan. Upaya kreatif SMAN 1 Kademangan Kota Blitar ini mendapat pujian banyak kalangan sebab menunjukkan peduli kepada masyarakat yang terkena musibah.

"Respon cepat SMAN 1 Kademangan patut dicontoh sekolah lain," kata Suwargi, warga Kota Blitar, Senin malam. (ima)

×
Berita Terbaru Update