-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Meninggal saat Olahraga Pagi, Petugas Evakuasi Pakai APD

Wednesday, April 22, 2020 | 1:24 PM WIB Last Updated 2020-04-22T06:24:24Z


BLITAR (DutaJatim.com) - Hati-hati saat berolahraga. Sudah banyak kejadian orang berolahraga tiba-tiba kena serangan jantung dan meninggal dunia di tempat. Hal ini pula yang terjadi di Kota Blitar Jawa Timur. Seorang pria yang tengah berolahraga tiba-tiba jatuh lalu meninggal dunia. Sang istri menyebut suaminya penderita asma akut.

Namun demikian petugas yang mengevakuasi pria yang meninggal saat olahraga di Alun-Alun Kota Blitar itu tetap memakai APD. Tujuannya menghadapi kemungkinan korban terkena COVID-19.

Kapolsek Kepanjenkidul, Kompol Agus Fauzi, mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 06.00 WIB. Saat tiba di lokasi, korban sudah didampingi istrinya dan tukang sapu alun-alun yang menemukan korban terjatuh.

"Tukang sapu melihat pertama kali. Korban berjalan kaki mengelilingi alun-alun. Ketika akan duduk mungkin mau istirahat, tiba-tiba saksi melihat korban terjatuh lalu didekati. Ternyata korban orang dekat sini," kata Kapolsek saat dikonfirmasi Rabu (22/4/2020).

Jatuhnya korban juga banyak yang melihat di lokasi. Namun saat pandemi Corona seperti sekarang ini, tak satupun orang berani mendekat apalagi melakukan pertolongan pertama. Mereka hanya melihat dari kejauhan.

"Hanya tukang sapu yang berani mendekat. Tapi saat melihat ada darah bercampur air liur keluar dari mulut korban, saksi tidak berani menolong. Lalu lari memberitahu istri korban di rumahnya," katanya.

Selain memberi tahu istrinya, warga lain melaporkan kejadian ini ke Polsek Kepanjenkidul. Polisi yang datang langsung memasang police line dan melakukan pemeriksaan.

Agus menambahkan, sesuai protap penanganan dalam kondisi pandemi Corona, semua petugas yang melakukan pemeriksaan terhadap korban wajib memakai APD lengkap. Begitu pula ketika petugas kepolisian memeriksa kondisi korban.

"Korban diperiksa dalam kondisi sudah meninggal dunia. Atas nama Antunius Sunaryo, usia 65, pensiunan PLN. Warga Jalan Anjasmoro No. 98 Kelurahan Kauman," ujarnya.

Sementara keterangan dari istrinya, korban punya kebiasaan olah raga jalan kaki setiap pagi. Namun korban juga menderita sakit asma yang sudah akut. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk dilakukan pemeriksaan sebelum dibawa keluarganya untuk dimakamkan. (det/wis)

Foto: Petugas memakai APD mengevakuasi korban. (detik.com)
×
Berita Terbaru Update