-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PDIP Mojokerto Terbelah, Dukungan Ikbar Makin Menguat

Rabu, 17 Juni 2020 | 04.13 WIB Last Updated 2020-06-16T21:13:22Z



MOJOKERTO (DutaJatim.com)  – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati  Mojokerto, dr Hj Ikfina Fatmawati dan Dr H Muhammad Al Barra, Lc., MHum (Ikbar), semakin kuat menjelang Pilkada Desember 2020. Hal itu setelah semakin banyak  dukungan dari fungsionaris partai politik (parpol) maupun simpatisan lembaga swadaya masyarakat (LSM) kepada pasangan ini.

Hingga Selasa (16/6/2020) sore tadi, kembali muncul dukungan dari kelompok mantan kades se-Kabupaten Mojokerto dan LSM Peduli Kebangkitan dan Kejayaan Majapahit. Mereka giliran  hadir menemui pasangan Ikbar guna memberi dukungan agar menjadi pemimpin bagi masyarakat Mojokerto lima tahun ke depan.

Yang menarik, sebelumnya,  14 dari 18 Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesaia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Mojokerto  juga menggelar pertemuan dengan pasangan Ikbar di guest house Kampus Institut KH Abdul Chalim Kompleks Pondok Pesantren Modern Amanatul Ummah di Kembangbelor Kecamatan Pacet Mojokerto.  Hal ini mengindikasikan PDIP Kabupaten Mojokerto terbelah di pilkada serentak 2020.

Banyaknya kader PDIP merapat ke pasangan Ikbar ini membuat jago dari parpol banteng ketar-ketir.  Sebab kondisi sekarang di tubuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Mojokerto  berbalik 180 derajat dari dibanding sebelumnya saat  PDIP tampak masih  solid mendukung Bakal Calon Bupati (Cabup) H Pungkasiadi.  Saat itu meski ada sosok Bakal Calon Bupati Mojokerto lain yang muncul lewat penjaringan Bacabup-Bacawabup Mojokerto dari PDIP pada 16 September 2019 lalu yakni pensiunan aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendapatan Pemprov Jatim, Purwo Santoso, tapi PDIP terlihat masih solid. 



Namun sekarang kondisinya berbeda setelah pasangan Ikbar semakin berkibar. Salah seorang  fungsionaris PDIP Kabupaten Mojokerto, Agus Basuki, mengatakan, kondisi Pilbup Mojokerto tahun ini mengingatkan banyak pengurus dan anggota PDIP Mojokerto pada Pilbup tahun 2010 lalu. Ketika itu kubu Agus Basuki dkk juga berseberangan dengan Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto, Wahyudi Iswanto.

Salah seorang Ketua PAC PDIP menyebutkan, kondisi PDIP Kabupaten Mojokerto kali ini kian rapuh dan gawat. Hal itu mengingat dari 18 PAC PDIP se-Kabupaten Mojoketo ternyata terdapat 14 PAC memilih  mendukung pasangan Ikbar. Mereka hampir semua pengurus dan anggotanya merapat ke Ikbar. 

“Hampir seluruh pengurus dan anggota PAC PDIP se-Kabupaten Mojokerto akan berseberangan dengan Ketua DPC PDIP,  H Pungkasiadi. Figur Abah Ipung (panggilan populer H Pungkasiadi) yang juga Bupati Kabupaten Mojokerto incumbent ini, dinilai angka elektabilitasnya menurun terus di tengah masyarakat Mojokerto,” kata sumber di PDIP Mojokerto tersebut. (gus)

×
Berita Terbaru Update