Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sastrawan Sapardi Djoko Damono Wafat

Minggu, 19 Juli 2020 | 11.24 WIB Last Updated 2020-07-19T04:24:03Z

JAKARTA (DutaJatim.com) - Dunia sastra Indonesia berduka. Sastrawan Sapardi Djoko Damono wafat dipanggil Illahi Rabbi. Dia meninggal dunia pada Minggu, 19 Juli 2020 pagi.

Kabar duka itu disampaikan oleh salah satu jurnalis senior yang juga sastrawan Goenawan Mohamad lewat akun Twitternya, @gm_gm.

"Innalilahi wa inailahi roji’un: Penyair Sapardi Djoko Damono wafat pagi ini setelah beberapa bulan sakit. Maret 1940-Juli 2020," tulis Goenawan di akun Twitternya Minggu, 19 Juli 2020.

Informasi yang dikumpulkan wartawan Sapardi meninggal dunia di Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan. Pria berusia 80 tahun asal Solo itu dikenal sebagai pujangga dengan deretan syairnya yang terkemuka, indah, memesona. Terutama tentang cinta.

Di dunia akademisi, ia juga mengajar di Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Di jagad media sosial, ucapan duka cita mengalir untuk Sapardi Djoko Damono.


Puisi Sapardi seperti Pada Suatu Hari Nanti, Yang Fana Adalah Waktu, Aku Ingin, dan Hujan Bulan Juni bertebaran di Twitter.

Selamat Jalan Pak Sapardi...Berjalanlah menuju keabadian hingga sisi Tuhanmu. Ya seperti dalam puisimu.


aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri yang memanjang di depan
aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa diantara kami yang telah menciptakan bayang-bayang
aku dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa diantara kami yang harus berjalan di depan. (gas)



×
Berita Terbaru Update