-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Berat Ditarget Kehadiran 77,5%, KPU Gandeng Media dan Optimalkan Pemilih Pemula

Wednesday, August 19, 2020 | 6:38 AM WIB Last Updated 2020-08-18T23:38:58Z



LAMONGAN (DutaJatim.com) - Dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada)-- pemilihan Bupati dan Wakil Bupati-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan menggandeng awak media pada acara "Sosialisasi Bersama Media Tahapan Pemilihan Serentak Lanjutan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan"  pada Selasa (18/8/2020). Pilkada serentak sendiri digelar 9 Desember 2020.

KPU menggandeng media untuk sosialisasi pilkada. Khususnya bagi warga perantau. Yakni daerah  yang warganya dikenal banyak merantau ke luar kota atau bahkan ke luar negeri. Kondisi itu membuat KPU kesulitan mengajak mereka aktif dalam pesta demokrasi pilbup Lamongan.

Divisi SDM Sosdiklih dan Parmas KPU Lamongan, Khoirul Anam, mengatakan, KPU Lamongan merasa berat jika harus memenuhi target kehadiran di Pilkada Lamongan 2020 sesuai target dengan standar nasional yang mencapai 77,5 persen. Dari hasil analisa sebelumnya di Pilkada Lamongan tahun 2015 hanya mencapai 60 persen. Saat itu KPU Lamongan hanya dapat menghadirkan pemilih sebesar 60,27 persen.

Alasannya, mengapa tingkat kehadiran hanya 60 persen? Karena warga Lamongan banyak orang perantauan yang pada saat pelaksanaan pemilu tidak hadir.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Cak Anam, panggilan akrab Khoirul Anam, beberapa kecamatan sedang dipantau terkait hal ini. Seperti di Kecamatan Solokuro dan Kecamatan Sekaran yang masuk wilayah perantauan. Selain itu  wilayah nelayan juga menjadi perhatian pihak KPU Lamongan.

"Jadi, harapan kita dari beberapa yang tidak hadir, akan kita optimalkan dari pemilih pemula, karena jumlah pemilih pemula di Lamongan ini cukup besar, " ungkapnya.

Dijelaskan, upaya untuk mengejar capaian target kehadiran 77,5 persen, KPU Lamongan memaksimalkan momentum pada pandemi Covid-19. Secara otomatis banyak masyarakat yang tetap tinggal di rumah dan belum kembali merantau lagi. 


"Tinggal kita nanti mengoptimalkan dan kita sudah petakan dari beberapa kecamatan, yang di daerah-daerahnya banyak orang perantauan," katanya.

Selain itu, dia  juga berpesan kepada peserta ataupun penyelenggara pilkada, untuk selalu mentaati protokol kesehatan. "Terpenting adalah tahapan persiapan, penyelenggaraan, hingga pada akhir nanti, selalu mematuhi protokol kesehatan,"tegas Cak Anam. (ful)
×
Berita Terbaru Update