-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Menantu Jokowi Tunggu Rekom PDIP, Besok Diumumkan

Monday, August 10, 2020 | 10:34 AM WIB Last Updated 2020-08-10T03:34:16Z

 

Bobby bersama Jokowi dan Ibu Iriana.

JAKARTA (DutaJatim.com)  - PDIP akan mengumumkan lagi sebanyak  75 bakal calon kepala daerah yang diusungnya untuk Pilkada 2020, Selasa 11 Agustus 2020 besok. Salah satunya rekomendasi untuk bakal calon kepala daerah di Pilkada Medan.


"Khusus untuk Pilkada di Sumut akan diumumkan 12 kabupaten/kota, termasuk Kota Medan," kata Ketua DPD PDIP Sumatera Utara (Sumut), Djarot Saiful Hidayat, saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2020) siang.

Dalam Pilkada Kota Medan, menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution, saat ini tengah menunggu rekomendasi dari PDIP. Sekarang Bobby  sudah mendapat dukungan dari 4 partai politik lain. 


Namun, Djarot belum mau menjelaskan lebih jauh apakah nama Bobby besok termasuk yang akan mendapat rekomendasi dari partainya.

"Sabar dikit ya. Untuk kepastiannya tunggu saja besok," kata Djarot.


Bobby Nasution bersama pasangannya Aulia Rachman sudah mendapat rekomendasi dari  4 partai politik untuk berkontestasi di Pilkada Medan, yaitu Gerindra, Golkar, NasDem, dan PAN. Bobby, yang merupakan kader PDIP, justru belum mendapatkan kepastian rekomendasi dari partainya sendiri.

Bobby sebelumnya bersaing mendapat tiket Pilkada Medan dari PDIP dengan Akhyar Nasution, yang saat ini menjabat sebagai Plt Wali Kota Medan. Namun, Akhyar Nasution telah dipecat PDIP karena dianggap tidak loyal. Akhyar sendiri sudah dipastikan maju Pilkada Medan dengan dukungan dari Partai Demokrat dan PKS.


Di sisi lain, majunya Bobby di Pilkada Medan dibayangi rekor buruk kekalahan sang mertua, Jokowi, di Medan saat Pilpres 2019 lalu. Namun partai pengusung Bobby yang lain pun optimistis Bobby tak akan mengulang kekalahan Jokowi.

PDIP sebelumnya juga telah mengumumkan jagoannya di sejumlah daerah Pilkada 2020. Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, telah lebih dulu mendapat tiket dari partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu pada Jumat (17/7) lalu untuk melenggang di Pilkada Solo. Hal inilah yang akhirnya jadi polemik bahwa Jokowi sedang membangun dinasti politik. (det/wis)

×
Berita Terbaru Update