-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Badrut Tamam : Permainkan Urusan Kependudukan Berarti Permainkan Negara

Rabu, 30 September 2020 | 08.21 WIB Last Updated 2020-09-30T01:21:38Z
 Pengambilan sumpah jabatan Pejabat Dispendukcapil Pamekasan.


PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Bupati Pamekasan Badrut Tamam Senin (28/9/2020) kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Pamekasan. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan di Ruang Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pamekasan. 

Pejabat pimpinan tinggi pratama yang diambil sumpahnya adalah Drs Achmad Fausol yang dilantik Sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pamekasan. 


Selain Faisol juga banyak pejabat pengawas dan administratur eselon III yang ada di lingkungan Dispendukcapil  yang diambil sumpahnya oleh Bupati Badrut Tamam. 

Dalam sambutan pengarahannya, Bupati Badrut Tamam meminta agar pimpinan dan seluruh pegawai di lingkungan dispendukcapil harus keluar dari kebiasaan lama, yaitu pelayanan yang bertele-tele dan jelimet, menuju pelayanan yang cepat, excellent dan memuaskan.


“Yang saya harapkan upaya untuk keluar dari kebiasaan lama menuju kebiasaan baru yang melayani cepat dan professional itu harus keluar dari lubuk hati. Jangan sampai warga masih menunggu proses pelayanan di Dispendukcakpil dengan waktu yang cukup lama, apalagi bertahun-tahun,” ujarnya. 


Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil beserta pejabat pengawas dan admistratornya  merupakan yang istimewa, karena para pejabat yang dilantik pada saat itu hanya berasal dari satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilainya memiliki peranan dan tugas sangat penting untuk memberikan pelayanan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.


“Saya meminta kepada bapak Achmad Faishol selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang baru dilantik untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, itu tuntutan rakyat dan juga telah menjadi komitmen kepemimpinan kami di Pemkab Pamekasan dalam hal reformasi birokrasi ini, ” ungkap Baddrut Tamam. 


Dia meminta jangan sampai ada pejabat atau oknum yang bermain-main dalam menjalankan tugas. Sebab jika masih ada oknum yang bermain-main dalam mengurus administrasi kependudukan, kata Badrut Tamam, itu  berarti sama halnya dengan mempermainkan negara. 


“Pelayanan yang lamban akan merugikan masyarakat. Sebab, mereka tidak bisa mengurus dokumen yang lain. Mau mengurus administrasi perbankan tidak bisa, bahkan pembuatan surat nikah juga tidak bisa. Begitu pentingnya pengakuan negara kepada bangsa,” terangnya. 


Pemimpin muda tersebut mengingatkan bahwa melayani kebutuhan mendasar masyarakat merupakan tugas suci, dan ini menjadi tanggung jawab semua terutama aparatur pemerintah selaku pelayan masyarakat. “Kita harus memberikan pelayanan yang cepat, jangan sampai main-main,” tandasnya. (mas)

×
Berita Terbaru Update