-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PPM UMM Ajarkan Ibu-ibu Buat Jamu Tradisional Anti Corona

Kamis, 03 September 2020 | 09.31 WIB Last Updated 2020-09-03T02:31:26Z

 Mahasiswa PPM UMM ajarkan warga buat jamu anti corona




PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Ada yang baru dalam pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat  (PPM) yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun ini dibandingkan dengan tahun- tahun sebelumnya. 



Pada tahun ini pelaksanaan PPM UMM diarahkan untuk membantu  masyarakat bisa menangkal terpapar Covid-19. PPM UMM merupakan bentuk pengabdian mahasiswa UMM kepada masyarakat. Program ini dilakukan tersebar merata di berbagai daerah di seluruh Indonesia.


Tahun ini gelombang 6 pelaksanaan PPM UMM. Terdapat puluhan kelompok yang mengikuti PPM tahun ini. 

Di antaranya kelompok 47 yang berlokasi di dua tempat yaitu di Desa Sambigede Kabupaten Malang dan Desa Blumbungan Kabupaten Pamekasan. Program kerja yang dilakukan yaitu pembuatan dan pembagian jamu tradisional untuk menangkal Covid 19.


Rosiya Marzuqi, seorang mahasiswi Fakultas Farmasi peserta PPM UMM di Desa Blumbungan, mengatakan,  sasaran warga masyarakat yang akan mendapat bimbingan dan pelatihan cara membuat jamu tradisonal adalah ibu-ibu PKK dan Posyandu di desa. Selain mendapat ilmu cara membuat jamu tradisional menangkal Covid 19, hasilnya juga langsung diberikan kepada peserta pelatihan bersama masyarakat. 


Ditemui saat membimbing ibu- ibu PKK dan Posyandu di Desa Blumbungan, Rosiya menjelaskan tentang pembuatan dan pembagian jamu tradisional oleh PMM UMM untuk menjaga imunitas masyarakat di tengah pandemic covid-19 yang saat ini menghantui dunia. 


“Covid 19 menyebar pesat, karena itu bisa saja membuat kita semakin was-was. Namun yang harus kita lakukan saat ini bukan panic, harus tetap tenang dan terapkan hidup sehat. Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk pencegahan virus ini, salah satunya menjaga imunitas dengan mengkonsumsi jamu tradisional,” ujarnya. 


Kepada ibu ibu  PKK dan Posyandu, Roisya Marzuqi bersama timnya mengedukasi masyarakat dengan memperkenalkan tentang  bahan bahan material yang diperlukan untuk pembuatan jamu tradisional, setelah itu baru dilanjutkan tentang cara pembuatannya. 


Bahan bahan alami yang dibutuhkan antara lain bahan yang mengandung  antioksidan dan mengandung senyawa yang dapat meningkatkan imunitas tubuh, seperti jahe, kunyit, kayu manis, dan blimbing wuluh. Bahan bahan itu juga berkhasiat untuk  mengatasi batuk, pilek, demam dan tekanan darah. 


Selain mengajarkan tentang cara membuat jamu tradisional penangkal Covid 19, PPM UMM juga melakukan sosialisasi terkait pola hidup sehat dan tata cara pelaksanannya, penerapan protocol kesehatan dan lain sebagainya.

 Karena itu  dalam pelaksanaan pembelajaran pembuatan  jamu itu dibatasi jumlah pesertanya dan mereka juga harus menggunakan masker dan menjaga jarak. 


“Selain mengedukasi ibu ibu cara membuat jamu untuk meningkatkan imunitas, kami juga mensosialisasikan pentinganya menerapakan pola hidup bersih dan pola hidup sehat secara umum bagi masyarakat, “ pungkasnya. (mas)
×
Berita Terbaru Update