-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Syeikh Ali Jaber Terluka Ditusuk Orang Tak Dikenal

Minggu, 13 September 2020 | 19.43 WIB Last Updated 2020-09-13T12:43:46Z

 


JAKARTA (DutaJatim.com) -  Syeikh Mohammad Ali Jaber mengalami musibah. Ulama ini ditusuk orang tak dikenal saat mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang, Pusat, Bandarlampung, Minggu (13/9/2020) sore tadi. Syekh Ali Jaber mengalami luka pada bagian atas tangan kanannya dan mendapatkan beberapa jahitan.

Saat diwawancara oleh TVOne, Syekh Ali Jaber mengatakan peristiwa berawal saat dirinya baru saja meminta seorang anak untuk maju ke atas panggung. Ali Jaber tengah mengisi acara wisuda hafalan Al Quran.


"Acara baru awal, saya panggil anak 9 tahun untuk tes bacaannya karena itu acara wisuda hafalan Al Quran, ketika selesai keluarga minta foto. Saat itu, ada seseorang pemuda lari ke atas panggung," katanya.


Syekh Ali Jaber menjelaskan dirinya beruntung saat itu sempat menangkis tusukan pemuda tidak dikenal tersebut. 


"Alhamdulillah, saya sempat melihat, kalau tidak mungkin tusukan bisa kena leher atau dada saya," katanya.


Setelah itu, Syekh Ali Jaber kemudian dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan.

 "Alhamdulillah sudah membaik, sudah dijahit cukup dalam hampir kurang lebih 10 jahitan di tangan bagian kanan atas," ujarnya.


Jamaah yang hadir kemudian langsung menangkap lelaki yang melakukan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. Namun identitasnya  belum dikenali. Aparat kepolisian langsung mengamankan pelaku ke tempat pos polisi.


Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP Dvid Jacson menyatakan, pelaku sudah diamankan polisi, dan sedang menjalani pemeriksaan. "Pelaku sudah diamankan petugas," katanya.


Kejadian tersebut mengejutkan jamaah yang hadir pada acara Wisuda Alquran tersebut. Sebagian jamaah berteriak, terutama para ibu-ibu dan remaja putri yang menyaksikan perisitwa di panggung kehormatan tersebut.


"Tiba-tiba saja lelaki itu naik panggung dan menghunuskan pisaunya ke arah syaikh. Semua terkejut histeris," kata Wati, jamaah remaja putri. (rpk)


×
Berita Terbaru Update