-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gelar JOTA-JOTI Serentak, Siapkan Komunikasi Era Industry 4.0

Jumat, 16 Oktober 2020 | 16.43 WIB Last Updated 2020-10-16T09:43:08Z

 



MOJOKERTO (DutaJatim.com)  - Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Mojokerto melaksanakan kegiatan Jamboree On The Air (JOTA) and Jamboree In The Internet (JOTI) secara serentak nasional maupun internasional, guna hadapi perkembangan abad 21 dalam era industry 4.0. Acara ini digelar bersama ORARI lokal Mojokerto.

Kegiatan ini sendiri akan dilaksanakan selama dua hari ke depan, yakni sejak Jumat, 16 Oktober 2020 dan Minggu, 18 Oktober 2020 yang diikuti 40 penegak putra maupun putri dari SMA dan SMK. Hal ini karena  kondisinya masih dalam pandemi Covid-19.

Menariknya JOTA-JOTI yang diselenggarakan di Kota Mojokerto tidak hanya diisi pelatihan, workshop, diskusi, lomba desain, melainkan juga jumpa tokoh milineal influencer, dan radio amatir (ORARI) serta teknologi dalam berkomunikasi. 

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Kota Mojokerto Supriadi Saiful Karimah, menyebutkan, ini merupakan salah satu wadah yang tepat dalam rangka membekali anggota Gerakan Pramuka siap menghadapi perkembangan abad 21 dalam era industry 4.0. Yakni dengan Kegiatan Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On the Internet (JOTI).

"Diharapkan tidak hanya menjadi satu rutinitas belaka, tapi juga dapat memberikan kesempatan kepada anggota Pramuka untuk mempererat hubungan keluarga dan melangkahkan kaki bersama-sama menuju perubahan yang lebih baik," ucapnya, Jumat, 16 Oktober 2020.

Bahkan dirinya mengatakan, beberapa inovasi dimasukkan dalam giat tersebut untuk menyukseskan kegiatan JOTA-JOTI ini. Kegiatan direncanakan untuk menerima peserta non anggota Pramuka sehingga membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk mengenal Pramuka secara langsung.

"Sebagai pengembangan citra positif Gerakan Pramuka di mata masyarakat, dan terhubung dengan pramuka diseluruh dunia," ucapnya.

Terlebih sanggar pramuka Kota Mojokerto yang berada di Jalan Raya Ijen sedang dilakukan pembenahan penampilan secara bertahap agar bisa dimanfaatkan 

"Pramuka yang dulunya sangar, menjadi "sanggar". Artinya dulu kondisi sangat jarang dijamah atau diperhatikan, tapi sekarang dilakukan pemanfaatan secara maksimal," imbuhnya. 

Untuk diketahui kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan Surat Edaran Gerakan Pramuka Kwartir Nasional (KWARNAS) Nomor 0358-00-N, tentang Pelaksanaan Kegiatan JOTA Nasional ke-83 dan JOTI Nasional ke-41 Tahun 2020.(ndc)
×
Berita Terbaru Update