-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

HUT Ke- 75 PGRI, Lamongan Berinovasi Launching Mobil Sekolah Keliling

Thursday, November 26, 2020 | 1:22 PM WIB Last Updated 2020-11-26T06:22:42Z

 


LAMONGAN (DutaJatim.com) - Bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) PGRI  yang ke-75 dan Hari Guru Nasional,  PGRI Kabupaten Lamongan melakukan inovasi pendidikan. Hal itu ditandai Bupati Lamongan, Fadeli, melaunching mobil sekolah keliling di gedung PGRI Lamongan, Rabu (25/11/2020).


Inovasi tersebut  memanfaatkan mobil pemberian Bupati Lamongan yang dilengkapi perangkat video dengan guru-guru yang siap memberikan pembelajaran. Diharapkan, inovasi tersebut mampu membantu pemerataan pembelajaran siswa di Lamongan.


Dalam sambutannya, Bupati Fadeli memberikan apresiasi terhadap inovasi yang telah dilakukan PGRI Lamongan. Menurutnya, sekolah tatap muka dianggap sangat penting, terlebih pada wilayah-wilayah terpencil yang kesulitan dalam akses internet.


 “Sekolah keliling menuju normal baru ini merupakan inovasi hebat. PGRI melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah, terutama sekolah-sekolah yang sulit akses internetnya,” tambahnya.


Sementara itu, terkait dengan  pembelajaran tatap muka yang sudah diatur Kemendikbud RI untuk dilaksanakan awal tahun 2021, Fadeli mengungkapkan jika hal tersebut saat ini  sedang dipersiapkan untuk dilaksanakan di Kabupaten Lamongan.


“Pembelajaran di Lamongan ini secara tatap muka sudah dimulai, tetapi dengan melalui uji coba – uji coba karena memang belum boleh. Kemarin sudah diberikan rambu-rambu oleh Kementerian, dan Insya Allah Lamongan siap,” kata Bupati Fadeli.


Menurut Ketua PGRI Lamongan, Rahardjo, sekolah keliling ini ditujukan sebagai program yang sinergis dengan program Dinas Pendidikan Jago Sinau. Menurutnya, tidak semua daerah dapat secara maksimal mengakses internet, sehingga adanya sekolah keliling dianggap dapat membantu proses pembelajaran di saat pandemi Covid-19.


“Dari pemerintah memang sudah ada bantuan internet, namun belum bisa dilaksanakan secara maksimal di daerah, lembaga, serta siswa yang belum terakses internet. Sehingga PGRI jemput bola datang ke lembaga, kecamatan atau cabang-cabang PGRI, bekerjasama dengan Dispendik di kecamatan,” ungkap Rahardjo.


Sebagai penggerak perubahan ditengah pandemi covid-19, sekolah keliling merupakan ide yang dicetuskan oleh SLCC (Smart Learning and Character Center) Jatim, namun baru Kabupaten Lamongan yang sudah mewujudkan bentuk sekolah keliling tersebut. (ful)
×
Berita Terbaru Update