-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kadinkop Lamongan Geram Oknum KSP Resahkan Warga: Tangkap dan Serahkan ke Polisi!

Tuesday, November 3, 2020 | 6:54 AM WIB Last Updated 2020-11-02T23:54:46Z

 


LAMONGAN (DutaJatim.com) - Masyarakat Kabupaten Lamongan resah akibat banyaknya rentenir berkedok Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang bergentayangan dengan cara meminjamkan uang kepada nasabah dengan bunga yang melambung tinggi dan sistem rente.


Oknum rentenir atau KSP yang beroperasi di wilayah Lamongan ini mencari nasabah kaum ekonomi lemah (warga miskin). Mereka  banyak berasal dari luar daerah Lamongan, diantaranya berasal dari Mojokerto, Jombang, Gresik dan Surabaya.


KSP asal Surabaya misalnya ada yang beroperasi di Desa Lopang Kecamatan Kembangbahu Kab. Lamongan. Mereka memberi nominal pinjaman yang diberikan kepada warga miskin dengan nilai beragam. 


"Kalau pinjaman Rp 1,5 juta itu nasabah hanya menerima Rp 1.350.000, cicilan sebanyak 10 kali dengan nilai Rp 195.000 yang harus dibayar tiap minggunya oleh nasabah kepada kami," terang salah satu oknum yang mengaku staf KSP asal Kenjeran Surabaya saat ditemui di Desa Lopang Senin 2 November 2020.


Ditambahkan, untuk beroperasi di wilayah Lamongan dan sekitarnya serta dimanapun saja, pihaknya hanya menjalankan perintah dari pimpinan agar mencari nasabah sebanyak-banyaknya.


"Kami ada target dari kantor, untuk kriteria nasabah yang meminjam apakah warga mampu atau warga miskin itu tidak jadi persoalan, asalkan nyicilnya lancar setiap minggu, kebetulan saya nariknya setiap hari Senin," ujarnya.


Namun saat dimintai surat tugas atau ID Card dari KSP mana dia berasal, oknum rentenir tersebut tidak bisa menunjukannya secara langsung, dia beralasan ID Cardnya tertinggal di kantor.


" Kalau surat tugas dari kantor memang tidak ada, hanya ID Card saja, itupun tidak saya bawa dan masih tertinggal di kantor, kantor KSP saya di Jalan Kenjeran Surabaya", jelasnya  berkelit.


Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lamongan Agus Suyanto berkaitan dengan banyaknya rentenir atau KSP dari luar daerah yang berkeliaran di wilayah Lamongan dia mengaku sangat geram.


Menurut Agus Suyanto, saat ini memang banyak KSP yang diduga ilegal beroperasi di wilayah Lamongan, jadi kalau sampai ada yang tidak jelas keberadaannya akan kita lakukan penangkapan kepada yang bersangkutan, dan ijin usahanya akan kita tutup selamanya.


"Saya tidak main-main, banyak laporan dari warga yang sudah masuk ke dinas kami, warga sangat resah dengan keberadaan oknum rentenir atau KSP yang semakin hari semakin merajalela," tandasnya.


Kalau ada oknum KSP atau rentenir dari luar daerah yang mencari nasabah di Lamongan, kata dia,  hendaknya segera diamankan ke Polsek setempat atau kantor Camat untuk diinterogasi keberadaan oknum tersebut.


Dia berharap, warga yang mengetahui kalau ada rentenir yang mencoba mencari nasabah di Lamongan dengan modus KSP tidak segan-segan melaporkan kepada jajaran Babinsa serta Babinkamtibmas setempat.


"Sebelumnya sudah dikomunikasikan dengan jajaran muspika maupun Polres Lamongan, untuk menertibkan semua KSP yang tidak mempunyai badan hukum serta terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)", tegas Agus Suyanto yang juga Ketua PMI Lamongan ini. (ful)
×
Berita Terbaru Update