Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Memperingati Hari Jadi Ke-490: Pamekasan Reborn, Desaku Makmur Rajjeh, Bejreh, dan Parjugeh

Tuesday, November 3, 2020 | 15:04 WIB Last Updated 2020-11-03T08:05:22Z


PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Selasa (3/11/2020) ini adalah Hari Jadi Pamekasan yang ke 490. Sebagai rangkaian kegiatan memeriahkan hari jadinya, Pemkab Pamekasan menggelar upacara peringatan Hari Jadi Pamekasan ke 490, di halaman Kantor Bupati Pamekaan. 


Upacara Hari Jadi dengan Tema ‘’490 tahun Pamekasan Reborn’’ itu dihadiri Bupati Pamekasan Badrut Tamam, seluruh anggota Forkopimda, dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan. Bupati Badrut Tamam bertindak sebagai inspektur dalam upacara yang semua pesertanya mengenakan kemeja khas Madura.


Ditemui wartawan usai upacara, Badrut Tamam mengungkapkan tentang detail makna tema peringatan hari jadi tahun ini. Dia mengatakan Pamekasan kini sedang dalam ujian Covid 19. Karena itu tahun ini anggaran pembangunan focus garapannya masalah ekonomi. Pamekasan Reborn, Desaku Makmur Pamekasan hebat, kata dia, artinya mendorong kemakmuran dimulai dari desa.


”Kenapa kita memilih tema ini? Karena efek dari covid-19 terhadap daya beli masyarakat perputaran ekonomi menjadi lambat semuanya. Karenanya  ada beberapa prioritas yang mau kita lakukan setelah APBD perubahan ditetapkan. Beberapa ruas jalan utama dikerjakan lebih cepat, misalnya jalur  Pegantenan-Batumarmar,” ungkapnya. 


Pada tahun ini, kata Badrut Tamam, pinjaman modal untuk UKM sudah mulai proses administrasi dan pencairannya sudah bisa dilakukan. Ada Rp 5 milyar anggaran yang diberikan ke seluruh pengusahan UKM dengan cukup membayar uang administrasi 1 persen/ tahun. Ini cara luar biasa yang dilakukan, karena jika menggunakan pendekatan perbankan normal tidak memberikan spirit atau semangat bagi pelaku UKM.  



“Alhamdulillah sudah ada yang bisa buat songkok, tas, sandal, disamping beberapa camilan. Kita sudah mulai kemas dengan kemasan bagus. Ijin berdiirinya usaha mikro sudah kita buat gratis dan kita akan  terus dorong bagaimana seluruh desa  memiliki produk utama. Untuk keahlian ini sedang kita latih yang sudah selesai dilatih itu 1.730 orang, “ungkapnya.




Terkait dengan bantuan peralatan usaha dan produksi bagi pengusaha baru yang telah diserahkan beberapa waktu lalu, kata Badrut Tamam, memakai  skema tidak dihibahkan, akan  tetapi dipinjamkan. Kenapa begitu ? Karena  beberapa kejadian sebelumnya itu banyak yang dijual sehingga tidak diberikan, tapi dipinjamkan.


Sementara itu upaya untuk mendorong munculnya sumber daya manusia (SDM) baru, Desember 2020 hingga Januari 2021 Badrut Tamam  merencanakan akan keliling beberapa universitas di Jatim dan Jakarta serta sekolah tinggi kedinasan. 


Untuk menjajaki pembuatan program beasiswa bagi anak lulusan SLTA untuk dikuliahkan atau disekolahkan di sekolah kedinasan.


Pemkab, kata Badrut Tamam, akan seleksi siapa yang miliki kecerdasan dan kemampuan. Mereka nanti akan difasilitasi di sekolah kedinasan. 


Pemkab juga akan bekerjasama dengan perguruan tinggi di Jatim dan kota lainnya untuk menciptakan satu orang dokter perkecamatan yang dibiayai oleh pemerintah.


“Persaingan masa depan adalah persaingan SDM. Karena itu maka tugas pemerintahan memfasilitasi membiayai pendidikan anak yang berprestasi. 
Misal sekolah di kedokteran, living cost ditanggung termasuk skema setelah lulus. Kita akan bekerjasama dengan kementerian dibidang perguruan tinggi untuk mendapatkan jatah anak kita sukses, ” ungkapnya.


Badrut Tamam juga ungkapkan program dibidang pertanian. Dia mengaku kini sedang menjajaki program mengurangi biaya produksi petani. Baik pengolahan tanah, biaya bibit, maupun pupuk. Dia sedang menghitung upaya reborn di sector pertanian ini dengan membangun etos ekonomi kembali di sektor pertanian. (mas)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update