-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

7 Artis Ikut Berlaga Pilkada, Sahrul Gunawan Kalahkan Dinasti Politik 20 Tahun

Thursday, December 10, 2020 | 7:45 AM WIB Last Updated 2020-12-10T00:45:22Z

Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (detik.com)

 

JAKARTA (DutaJatim.com) - Seperti pesta demokrasi sebelumnya, pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 kali ini juga diwarnai tampilnya kalangan artis. Mereka mengandalkan ketenaran untuk menggaet warga memilihnya. Para artis yang ikut pilkada antara lain aktor Sahrul Gunawan, Adly Fayruz, Lucky Hakim, David Chalik. dan Firman Mutakin. Sedang di kalangan penyanyi ada Fadia A. Rafiq dan Iyeth Bustami.


Aktor Sahrul Gunawan misalnya bisa jadi tersenyum dan berharap-harap cemas saat sejumlah lembaga survei menggelar hitung cepat (quick count) setelah pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 selesai Rabu 9 Desember 2020 siang. Sebab hasil sementara quick count Pilbup Kabupaten Bandung, seperti versi LSI Denny JA, mengunggulkan pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan. Pasangan ini mengalahkan istri Bupati Dadang Naser, Kurnia Agustina dan pasangannya Usman.


Kurnia Agustina merupakan istri Bupati Bandung Dadang Naser yang saat ini masih menjabat. Dadang menjabat sebagai bupati dua periode. Sebelum Dadang Naser, ayah Kurnia Agustina yang tak lain mertua Dadang, Obar Sobarna juga menjabat sebagai Bupati Bandung periode 2000-2005 dan 2005-2010. Dengan kata lain keluarga Kurnia sudah memimpin Kabupaten Bandung selama 20 tahun terakhir. Lalu akankah itu berakhir di pilkada 2020?


Jawaban LSI: Ya! Sahrul Gunawan Kalahkan Dinasti Politik 20 Tahun.


Pada pukul 16.07 WIB suara yang masuk dalam quick count versi LSI sudah mencapai 100 persen. Dadang-Sahrul menang telak dengan 56,42 %. Sementara Kurmia-Usman memperoleh 30,83%. Pasangan Yena-Atep (eks Kapten Persib) tertinggal jauh dengan perolehan suara 12,75%. Hasil quick count ini disambut meriah pendukung Bedas di Rumah Pemenangan Bedas di Baleendah. "Allohuakbar," pekik Dadang.


Suasana di rumah pemenangan Bedas dirudung haru. Istri Dadang, Emma Dety langsung memeluk suaminya sambil menangis. Tampak juga artis ibukota Isnurul Destyana atau yang akrab disapa Kang Komar dalam sinetron Preman Pensiun menumpahkan keharuan dengan memeluk Dadang.


Kendati begitu Sahrul Gunawan yang menjadi cawabup mendampingi Dadang Supriatna belum hadir di rumah pemenangan Bedas. Ke mana ?  Ketua Tim Pemenangan Bedas Cuncun Ahmad Syamsurizal mengatakan, saat ini Sahrul tengah beristirahat di Jakarta. "Lagi di Jakarta," ujarnya.


Pasangan Dadang-Sahrul diusung oleh empat partai politik, yakni PKB, Nasdem, Demokrat dan PKS. Artis yang pernah membintangi sinetron Jin dan Jun ini tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 22,4 miliar, tepatnya Rp 22.432.609.458. Namun Sahrul tercatat hanya memiliki satu unit mobil, yakni Toyota Fortuner TRD lansiran tahun 2020 senilai Rp 480 juta.


6 Artis Lain


Selain itu, aktor Adly Fayruz juga berlaga dalam kontestasi Pilkada Karawang 2020. Kerabat Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin itu maju sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Yesi Karya Lianti.  Pasangan ini mendapatkan sokongan dari empat partai, yaitu PDIP, PBB, PAN dan PPP. Namun sepertinya Adly tak seberuntung Sahrul.

Ahmad Adly Fayruz --nama yang terdaftar di LHKPN-- memiliki total kekayaan sebesar Rp 8,5 miliar, tepatnya Rp 8.595.240.000. Sama dengan Sahrul, Adly hanya memiliki satu unit mobil, yakni Toyota Alphard tahun 2020 senilai Rp 950 juta.


Artis senior Lucky Hakim juga turut meramaikan Pilkada Indramayu. Lucky mencalonkan sebagai wakil bupati mendampingi Nina Agustin Da'i Bachtiar sebagai calon bupati. Lucky-Nina maju di pilkada 2020 mendapat rekomendasi dari PDIP dan Gerindra.


Dalam LHKPN, Lucky Hakim tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 12 miliar, tepatnya Rp 12.276.500.000. Dari total hartanya itu, Lucky Hakim memiliki aset transportasi sebesar Rp 305 juta, yakni Toyota Rush 2012 senilai Rp 150 juta, sepeda motor Honda Supra 2003 seharga Rp 5 juta, dan Toyota Kijang Innova 2013 Rp 150 juta.


Pesinetron Firman Mutakin juga turut meramaikan Pilkada Cilegon. Firman diusung menjadi calon wakil bupati mendampingi Ali Mujahidin.  Firman dan Ali maju melalui jalur independen atau nonparpol. 


Firman Mutakin menyatakan, dirinya sudah tidak lagi menerima tawaran untuk bermain film maupun sinetron. Dia sudah tak lagi menerima tawaran itu sejak tahapan Pilkada ditetapkan KPU.


Menilik LHKPN, Firman Mutakin punya kekayaan sebesar Rp 2 miliar, tepatnya Rp 2.068.136.687.  Dari total kekayaannya tersebut, ia memiliki aset transportasi dan mesin senilai Rp 420 juta. Pertama, sepeda motor Kawasaki Ninja 250 tahun 2014 senilai Rp 40 juta. Kedua, mobil Daihatsu Terios 2012 seharga 120 juta, dan terakhir Nissan Livina 2019 senilai Rp 260 juta.


David Chalik juga jadi salah satu artis yang maju Pilkada 2020. Ia maju dalam Pilkada sebagai calon Walikota Bukittinggi Sumatera Barat. Dia diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Nasdem.


Dua Penyanyi


Sementara itu, anak pedangdut A. Rafiq, Laila Fadia Elfouz Rafiq, maju sebagai bupati Pekalongan. Fadia berpasangan dengan Riswadi sebagai calon wakil bupati. Pasangan Fadia dan Riswadi diusung oleh PDIP (11 kursi), Golkar (4 kursi), PAN (4 kursi), PKS (1 kursi), Partai Demokrat (nonkursi), PSI (nonkursi), dengan total 20 kursi.


Dalam LHKPN, Fadia A. Rafiq tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 27,2 miliar. Dari total hartanya tersebut, hanya ada dua mobil yang terdaftar dengan nilai Rp 370 juta, yakni Honda Freed tahun 2010 senilai Rp 120 juta, dan Hyundai tahun 2013 senilai Rp 250 juta.


Sri Barat atau Iyeth Bustami juga maju pilkada. Pedangdut ini maju di Pilkada Bengkalis. Dia mencalonkan sebagai calon wakil bupati Bengkalis. Iyeth dipasangkan dengan Kaderismanto. Iyeth mendapat dukungan dari PDIP, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri.


Iyeth tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 7,9 miliar, tepatnya Rp 7.998.943.196. Dia ternyata punya kendaraan lebih banyak yang memadati garasinya dengan nilai Rp 474 juta. Bila dirinci, di antaranya mobil MPV Nissan Serena 2.0 Highway tahun 2014 senilai Rp 280 juta, lalu LCGC tahun 2013 senilai Rp 80 juta.


Sedangkan untuk roda dua, Iyeth juga memiliki beberapa merek, di antaranya Yamaha B66 A/T tahun 2017 senilai Rp 49 juta, Benelli Sport CBS tahun 2019 senilai Rp 28 juta, Yamaha BY8 AIT tahun 2018 senilai Rp 12 juta, dan Kawasaki EX250 J tahun 2008 senilai Rp 25 juta. (det/wis)


×
Berita Terbaru Update