-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gus-gus dan Kader NU Menang Pilkada, Siapa Saja?

Sunday, December 13, 2020 | 9:26 AM WIB Last Updated 2020-12-13T02:26:04Z
Gus Barra, calon wakil bupati Mojokerto.



SURABAYA (DutaJatim.com) -
Fenomena menarik dalam Pilkada serentak Rabu 9 Desember 2020 adalah tampilnya anak kiai alias Gus dan kader Nahdlatul Ulama (NU) lain menjadi calon bupati/walikota dan wakil bupati/walikota.


Bahkan banyak di antara mereka memenangkan Pilkada sesuai hitungan cepat atau quick count. Meski demikian kemenangan final masih menunggu penghitungan manual oleh KPU.


Salah satu gus yang menang sementara di Pilkada kali ini adalah Gus Barra. Namanya aslinya Muhammad Al Barra. Dia adalah putra sulung Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, pendiri dan pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Desa Kembangbelor Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Gus Barra merupakan calon wakil bupati pasangan calon bupati Ikfina Fahmawati. 


Dengan tagline IKBAR keduanya mengalahkan petahana Pungkasiadi-Titik Masudah yang diusung partai berkuasa PDIP dan PKB. Gus Barra mampu meyakinkan warga Kabupaten Mojokerto dengan kampanye perubahan kepemimpinan milenial yang berpihak kepada rakyat, mengembalikan kejayaan Majapahit di Bumi Mojokerto, pendidikan gratis, pengelolaan pertanian modern, dan pemerintahan yang bersih bebas dari korupsi. 


Bahkann pasangan IKBAR berjanji akan menjadikan Mojokerto sebagai percontohan pemerintahan yang baik dan mensejahterakan rakyatnya secara nasional. Lalu mampukah IKBAR mewujudkan janjinya? Biar sejarah akan membuktikan. S


SelainGus Barra, ada yang sudah lama malang melintang di dunia politik. Dialah Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Mantan wakil gubernur Jatim ini menang Pilkada di Kota Pasuruan. Gus Ipul yang juga anggota Dewan Penasihat Ansor Jatim, ini merupakan satu dari enam tokoh Ansor Nahdlatul Ulama yang menang pilkada. S


SelainGus Ipul, juga Muhammad Nur Arifin yang maju sebagai calon bupati Trenggalek. Pria yang biasa disapa Gus Ipin ini merupakan petahana. Tokoh Ansor lain adalah Balya Firjaun Barlaman, wakil bupati terpilih Jember; dan Sugiri Sancoko yang maju sebagai calon bupati Ponorogo. 


Dua kader Ansor Jatim lainnya yang juga unggul suara di pilkada kali ini ialah Fandi Akhmad Yani, calon bupati Gresik yang sementara ini unggul suara dari rivalnya; dan Ahmad Muhdlor Ali yang maju sebagai calon bupati Sidoarjo. 


 "Mereka ini sekarang sedang mendapatkan amanah dari rakyat dan telah menjadi milik semua warga masyarakat," kata Ketua GP Ansor Jawa Timur Syafiq Syauqi alias Gus Syafiq saat dihubungi wartawan pada Sabtu, 12 Desember 2020.


 Ia berharap kader Ansor yang terpilih menjadi kepala maupun wakil kepala daerah bisa menjalankan tugas sebaik mungkin dan amanah. Gus Syafiq juga berharap mereka tidak mengecewakan masyarakat jika nanti resmi sebagai pemegang kemudi pemerintah daerah Ansor, kata Gus Syafiq, akan mengawal pemerintahan yang dipimpin kadernya agar berjalan dengan baik.

 "Jangan sampai mengecewakan organisasi jangan sampai mengecewakan masyarakat. Karena kalau ada kesalahan dari mereka, kami juga akan merasa kecewa," ujarnya. (nas)
×
Berita Terbaru Update