-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Selain WNI di Rusia, WNI di Jepang Juga Terima Hassan Wirajuda Pelindungan Award Tahun 2020

Saturday, December 19, 2020 | 12:50 PM WIB Last Updated 2020-12-19T05:50:28Z

 


TOKYO  (DutaJatim.com) - Seorang WNI mitra KBRI Tokyo Jepang, Suparman Totong, menerima Hassan Wirajuda Pelindungan Award (HWPA) tahun 2020 dari Kementerian Luar Negeri RI. Hal itu diberikan atas kiprah dan kontribusinya dalam membantu melindungi WNI di luar negeri. 


"Selamat bagi Pak Suparman Totong, penerima Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award (HWPA) untuk kategori mitra Perwakilan RI. Pak Suparman adalah WNI yang menjadi mitra KBRI Tokyo dalam penanganan masalah Anak Buah Kapal (ABK) di Mikronesia." Demikian pernyataan KBRI Tokyo seperti dikutip dari akun resmi Twitter @KBRITokyo Sabtu 19 Desember 2020 siang.


HWPA tahun ini diberikan kepada mereka yang telah berkontribusi langsung dalam isu perlindungan WNI di luar negeri, khususnya pelindungan WNI dalam masa pandemi global COVID-19.

"Terima kasih Pak Suparman atas kerja keras untuk bersama-sama menjaga & melindungi WNI di Mikronesia," demikian KBRI Tokyo.

Penganugeraan HWPA Award dilakukan dalam suatu acara yang digelar secara langsung di Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta dan diikuti secara virtual oleh para tamu undangan dan peserta lainnya, termasuk KBRI Moskow dan KBRI Tokyo pada Jumat (18/12/2020).

Acara dibuka dengan sambutan dari Andy Rachmianto, Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri RI yang juga Ketua Dewan Juri HWPA Tahun 2020, Retno L.P. Marsudi, Menteri Luar Negeri RI, dan N. Hassan Wirajuda, Ketua Dewan Pengarah HWPA. 


Selain Jepang, dua WNI di Rusia juga mendapat penghargaan sama. 
Kedua orang tersebut adalah Yulia Purnaning Dyah dan Andri Noviansyah.


Kontribusi Yulia dan Andri dalam membantu menangani WNI di luar negeri sangat diapresiasi oleh pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri.

Yulia Purnaning Dyah mendapatkan penghargaan HWPA untuk Kategori Mitra Kerja Perwakilan RI.  Yulia adalah seorang diaspora Indonesia yang tinggal di St. Petersburg yang kesehariannya sebagai dosen pada Linguistic Vyatka State University Kirov dari tahun 2013. 


Sebagai diaspora Indonesia di Rusia, Yulia menaruh perhatian besar terhadap para pekerja migran Indonesia (PMI) di Rusia, khususnya yang bermasalah dengan perusahaan atau majikan tempat PMI bekerja. 

Yulia membantu KBRI Moskow dalam penyelesaikan masalah yang dialami PMI, seperti terkait kontrak kerja, izin tinggal, visa, dan gaji. Yulia juga melalui media sosialnya memberikan penjelasan dan pemahaman mengenai bagaimana bekerja di Rusia dan pembuatan kontrak kerja di Rusia, sehingga diharapkan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh PMI.


Sementara itu, Andri Noviansyah dianugerahi HWPA untuk Kategori Staf Perwakilan RI. Andri adalah Sekretaris Dua KBRI Moskow. Penghargaan diberikan atas kontribusinya dalam pelindungan WNI pada saat bertugas sebagai Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler di KBRI Damaskus, Suriah, pada Agustus 2018 hingga Agustus 2020. Dari Damaskus, Andri melanjutkan tugas kedinasannya di KBRI Moskow sejak September 2020. 

Selama bertugas di KBRI Damaskus, Andri bersama tim KBRI Damaskus menangani berbagai macam isu pelindungan WNI di Suriah, terutama para pekerja migran dan pelajar Indonesia. Beberapa tantangan yang dihadapi dalam penanganan pelindungan WNI di Suriah, antara lain konflik politik dan keamanan, sanksi ekonomi, dan pandemi Covid-19. 

“Salah satu tugas terberat adalah penyelesaian masalah PMI yang keberadaannya tidak diketahui selama bertahun-tahun, penyelesaian masalah PMI yang tinggal pada wilayah masih berkonflik, dan repatriasi WNI/PMI di saat pandemi Covid-19,” kata Andri, mengenang saat bertugas di KBRI Damaskus.

Penganugerahan tahun ini adalah yang ke-6 yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri RI. Dewan juri menetapkan 22 orang sebagai peraih HWPA 2020 yang terbagi dalam 8 kategori, antara lain Kepala Perwakilan RI, staf Perwakilan RI, dan mitra kerja Perwakilan RI. (Gatot Susanto)




×
Berita Terbaru Update