-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pesawat Sriwijaya Air Diduga Jatuh di Laut Pulau Seribu

Saturday, January 9, 2021 | 6:35 PM WIB Last Updated 2021-01-09T11:35:55Z

 

Pesawat Sriwijaya Air hilang kontak di Pulau Seribu. (kompas.com)

JAKARTA (DutaJatim.com) - Kecelakaan pesawat udara terjadi di awal tahun 2021. Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 dikabarkan hilang kontak sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Sabtu 9 Januari 2021 siang tadi. Pesawat Sriwijaya Air diduga jatuh di sekitar perairan Pulau Seribu.

Pesawat dengan rute penerbangan Bandara Soetta-Bandara Supadio Pontianak tersebut diduga hilang kontak tidak lama setelah mengudara. 

Saat dikonfirmasi, Manager of Branch Communication Bandara Soetta, Haerul Anwar membenarkan informasi tersebut. "Benar, diduga hilang kontak," katanya, Sabtu, 9 Januari 2021. 


Pesawat udara yang hilang kontak tersebut jenis Boeing B737-500 dengan registrasi PK-CLC. Belum diketahui jumlah penumpang dan kru dalam penerbangan nahas tersebut.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan pesawat Sriwijaya Air dengan sign SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu 9 Januari 2021 pukul 14.40 Wib.

"Kami dapat info (hilang kontak) di sekitar Kepulauan Seribu," ujar Adita seperti dilaporkan tvOne. Ia menegaskan semua informasi masih akan diperbarui sembari melakukan koordinasi dengan KNKT, Basarnas dan Airnav.

Seperti dikutip dari viva.co.id, Bupati Kepulauan Seribu, Djunaedi, mengaku dapat informasi sekitar pukul 14.30 WIB ada sesuatu yang jatuh dari langit.

"Hanya informasi dulu, mungkin saat ini sedang ada pencarian. Infonya ada yang jatuh, meledak di Pulau Laki," kata Djunaedi kepada wartawan, Sabtu, 9 Januari 2021.

Namun, dia tidak mau berasumsi. Dia meminta hal tersebut ditanyakan lagi ke pihak yang berkompeten. Sebab, bukan kapasitasnya berbicara. Dirinya mengaku hanya mendapat informasi itu saja.

"Pulau itu perbatasan Pulau Tidung. Jangan terlalu ditanya, kan saya juga baru informasi, belum tahu ke lapangan enggak semudah di darat," katanya. (nas/vvn)


×
Berita Terbaru Update