-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gubernur Khofifah Apresiasi Pengabdian 16 Mantan Bupati/Walikota

Thursday, February 18, 2021 | 13:15 WIB Last Updated 2021-02-18T06:15:16Z

 


SURABAYA (DutaJatim.com) - Sebanyak 16 Bupati/Walikota di Jatim resmi melepas jabatannya  per tanggal 17 Februari 2021. Untuk itu Pemprov Jatim telah menunjuk 16 orang sebagai Pelaksana Harian (Plh) guna mengisi jabatan Bupati/Walikota tersebut.  


Sebanyak 16 Bupati/Walikota yang telah berakhir masa jabatannya adalah Kab. Ponorogo, Kab. Ngawi, Kab. Trenggalek, Kab. Kediri, Kab. Lamongan, Kab. Gresik, Kab. Mojokerto, Kab. Malang, Kota Pasuruan, Kab. Blitar, Kota Blitar, Kota Surabaya, dan Kab. Sidoarjo. Selain itu, Kab. Sumenep, Kab. Jember, Kab. Situbondo, dan Kab. Banyuwangi. 


Saat pilkada 9 Desember 2020 lalu, dari 19 kabupaten/kota yang telah melaksanakan Pilkada serentak, hanya 16 kabupaten/kota yang ditunjuk Plh. Sementara satu daerah dipimpin Penjabat (PJ), dan dua lainnya belum habis masa jabatannya yaitu Pacitan yang berakhir bulan April, dan Tuban di bulan Juni 2021. 


Selain itu  terdapat tiga daerah melanjutkan jabatannya sebagai kepala daerah hasil dari Pilkada serentak 2020. Bupati/walikota terpilih di tiga daerah itu rencananya akan dilantik pada akhir bulan Feburari 2021 sesuai informasi dari Kemendagri yaitu Kab.Trenggalek, Kab. Malang,  dan Kota Blitar. 


Terkait berakhirnya masa jabatan para Bupati/Walikota tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikannya selama ini. Utamanya, atas kerja keras mereka dalam menangani pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum juga berakhir. 


"Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Jawa Timur serta pribadi, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa atas dedikasi yang sudah dilakukan selama ini kepada 16 Bupati/Walikota beserta wakilnya yang telah selesai masa jabatannya," terang Gubernur Khofifah,  Rabu (17/2/2021). 


Khofifah menjelaskan, bahwa kolaborasi dan sinergitas telah terbangun dengan sangat baik selama ini. Karenanya, pihaknya berharap kerjasama baik ini bisa terus dilakukan meskipun para Bupati/Walikota beserta Wakilnya tersebut sudah selesai masa jabatannya. 


"Kami sangat berharap, kerjasama yang baik ini akan terus terjalin. Masukan dan kritik yang membangun sangat dibutuhkan untuk pembangunan ke depan," harap Gubernur Khofifah. 


Di akhir sambutannya, Khofifah berpesan, agar semua program-program unggulan yang sudah berjalan bisa terus dilanjutkan. Terlebih, dalam rangka menyukseskan berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Ini penting, untuk bisa menekan penyebaran Covid-19 di Jatim. 


"Sekali lagi kami sampaikan terimakasih kepada 16 Bupati/Walikota yang sudah berakhir masa jabatannya, semoga kerja keras dan amal ibadah selama yang telah dikerjakan selama ini menjadi catatan sekaligus tabungan amal baik kita semua," pungkas Gubernur Khofifah.


Sementara itu, pelantikan sejumlah kepala daerah terpilih di Jawa Timur ditunda lantaran masih ada sejumlah sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). Pelaksanaan pelantikan itu semestinya digelar Rabu (17/2/2021) kemarin.  Keputusan penundaan itu merupakan hasil rapat bersama Pemerintah Provinsi dengan Ditjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri.


"Kami sudah rapat vidcon dengan Pak Ditjen Otda, prinsipnya bahwa pelaksanaan pelantikan tidak tanggal 17 Februari, tapi mundur kira-kira akhir bulan, tanggal masih dipastikan pastinya," kata Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Timur Jempin Marbun, saat dikonfirmasi, kemarin.  (gas)



×
Berita Terbaru Update