-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Diskominfo Gelar Pelatihan Kompetensi Informatika Bagi Angkatan Kerja Muda

Sunday, March 14, 2021 | 10:56 AM WIB Last Updated 2021-03-14T03:56:36Z

 



PAMEKASAN (DutaJatim.com) - Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Surabaya, bekerjasama dengan Dinas Kominfo Pamekasan, menggelar Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI Bidang Informatika Bagi Angkatan Kerja Muda. 

Pelatihan yang dilaksanakan lima hari mulai 9 Maret 2021 itu digelar di Hotel Front One Pamekasan. Kegiatan ini adalah rangkaian dari beberapa kegiatan serupa yang sebelumnya juga diadakan oleh BPSDMP Kominfo Surabaya di beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 


Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya Eka Handayani, SE, MM, mengatakan bahwa pelatihan ini sudah mengadopsi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sebuah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan atau keahlian.

Terkait dengan pilihan kemitraan dengan Dinas Kominfo Pamekasan, Eka Handayani mengaku bahwa BPSDMP Kominfo Surabaya, sejak dua tahun memang sudah menjalin kemitraan dengan Dinas Kominfo Pamekasan dengan berbagai macam kegiatan. Pamekasan dipilih menjadi lokasi dan mitra kerja karena masyarakat di Pamekasan dinasmis.

“Dipilihnya Kabupaten Pamekasan, selain memang kabupaten ini sudah menjadi prioritas dari Kementerian Kominfo pusat, juga karena proses perizinan di daerah ini simple dan tidak berbelit-belit, ini terbukti saat kami dari BPSDMP Kominfo Surabaya sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan pelatihan,“ terangnya. 

Selain dikenal dinamis, kata Eka Handayani, masyarakat Pamekasan khususnya angkatan kerja mudanya memang memiliki antusiasme terhadap perkembangan dunia digital. Termasuk ibu ibu rumah tangganya, para pelaku UMKM yang selama ini juga menjadi bidikan dalam skema terampil menggunakan teknologi.

Sementara itu Bagus Winarko, personel Kominfo Surabaya lainnya mengatakan pelatihan yang dilakukan saat ini dengan dua skema yakni junior graphic designer dan staf manajemen data.

 “Semua proses pendaftaran termasuk verifikasi administrasi dari calon peserta ini murni Kominfo pusat yang memilih dan menetapkan,” katanya.

Yang melakukan pengujian peserta atas hasil pelatihan sertifikasi dan kompetensi ini, kata Bagus, adalah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TIK yang melakukan uji kompeten tidaknya semua peserta pelatiham. Diketahui hasilnya dari 50 peserta pelatihan, 56%  kompeten dibidangnya yang menyangkut dua skema yakni junior graphic designer dan staf manajemen data. 

Sementara Syamsul Yahya juru bicara LSP TIK memerinci kelulusan kompeten tidaknya peserta, yakni junior graphic designer sebanyak 13 kompeten, 12 belum kompeten serta staf manajemen data sebanyak 15 kompeten dan 10 orang yang tidak kompeten. Dia mengucapkan selamat kepada yang sudah kompeten.

Syamsyul juga memberikan motivasi kepada peserta yang masih belum kompeten untuk terus berusaha dan menegaskan bahwa masih banyak waktu dan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilannya. 

Untuk memenuhi ketentuan protocol kesehatan, para peserta pelatihan sertifikasi dan kompetensi ini, sebelumnya didahului dengan pelaksanaan tes rapid antigen oleh panitia dan semua peserta dinyatakan negative Covid 19. (mas)
×
Berita Terbaru Update