-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ketua DPRD: BrangWetan Harus Berkontribusi Bangun Sidoarjo

Saturday, March 6, 2021 | 1:04 AM WIB Last Updated 2021-03-05T18:04:01Z




SIDOARJO (DutaJatim.com) -  Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Usman, M.Kes, mengharapkan agar Komunitas Seni Budaya BrangWetan dapat memberikan kontribusi positif untuk ikut serta membangun Sidoarjo, khususnya di sektor budaya secara luas sebagaimana ruang lingkupnya.


Hal ini disampaikan H. Usman ketika menerima Tim BrangWetan dalam audiensi di gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis siang (4/3/2021). Dalam acara ini BrangWetan diwakili oleh Henri Nurcahyo (Ketua), Sugeng Achyari (Sekretaris), Mahmud Yunus (Bendahara), M. Masrullah (Divisi Pendidikan), Abdul Ghofur (Divisi Monev), Layli Ramadani (Divisi Keuangan), Frida Erli Andini (Sekretariat), dan Selamet Budiono (Divisi Pendampingan). 


Setelah mendengarkan paparan profil dan program  BrangWetan, H. Usman baru memahami bahwa ternyata Komunitas BrangWetan tidak sesempit hanya berurusan dengan kesenian belaka. Karena program-programnya ternyata bisa lintas sektoral yang meliputi aspek budaya, pariwisata, kepemudaan, pendidikan dan tentunya kesenian juga. 


Dikatakan H. Usman, bahwa pihaknya menyampaikan terima kasih bahwa tanpa bantuan dana dari Pemkab Sidoarjo ternyata BrangWetan sudah bisa berbuat banyak, melebihi apa yang dibayangkan semula. Karena itu sudah sepantasnya BrangWetan juga mendapatkan bantuan dari Pemkab agar program-programnya bisa lebih besar lagi. 


“Kalau tanpa bantuan saja sudah bisa berbuat seperti itu, apalagi kalau ada bantuan,” tegasnya.


Sebagaimana yang disampaikan oleh Henri Nurcahyo selaku Ketua BranWetan, meskipun secara formal BrangWetan baru berdiri akhir tahun 2017, namun program-program yang sudah dilakukan selama ini antara lain: Wisata Budaya ke Candi Jago dan Museum Panji; Sarasehan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan Budaya Panji bersama MGMP IPS SMP;  •Webinar Budaya Panji setiap bulan sejak Juli 2020 (sudah 8 kali); Webinar Kesetaraan Gender dalam Perspektif Budaya Nusantara.

Sinau Bahasa Jawa (setiap bulan); Padhang Bulan di Kampung Seni (setiap bulan); Jelajah Budaya Lintas Agama dan Srawung Budaya Pancasila (melibatkan remaja dari 6 agama dan 1 penghayat kepercayaan).

“Cinta Budaya, Cinta Tanah Air,” Program pelatihan berkelanjutan untuk menumbuhkan-suburkan dan memerkuat kesadaran berbangsa dan bernegara di  10 sekolah di 5 kecamatan di Sidoarjo, selama 1 (satu) tahun penuh."Dan penerbitan buku budaya, dan lain-lain," katanya. (gas)
×
Berita Terbaru Update