-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pelaku Bom Bunuh Diri Tewas, 5 Petugas Gereja dan 4 Jemaat Luka

Sunday, March 28, 2021 | 12:29 PM WIB Last Updated 2021-03-28T05:56:56Z

MAKASSAR (DutaJatim.com) - Hingga Minggu siang Polisi menduga bom yang meledak di depan Gereja Katedral Makassar berjenis high explosive. Namun, menurut polisi, kerusakan yang ditimbulkan dari bom bunuh diri itu tidak terlalu parah. Gereja sendiri tidak mengalami kerusakan. Hanya bagian pintu gerbangnya yang rusak.


"Jenis ledakan bisa dikatakan high explosive karena daya ledaknya cukup tinggi," kata Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam di lokasi kejadian, Minggu (28/3/2021), seperti dikutip dari detik.com.


Merdisyam menyebut pelaku berjumlah 1 orang mengendarai sepeda motor. Saat itu ada kegiatan misa di gereja itu tetapi baru saja selesai.


Baru kemudian pelaku mengendarai sepeda motor berupaya masuk ke dalam gereja. Merdisyam mengatakan ada petugas gereja yang sempat menghalangi pelaku, baru setelahnya ledakan terjadi di depan gereja.


"Gerejanya tidak ada kerusakan berarti, hanya di luar, pintu gerbang dan ada beberapa kendaraan yang dekat dengan ledakan tersebut," kata Merdisyam.


Saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban tewas dalam kejadian ini disebut Merdisyam yaitu 1 orang pelaku bom bunuh diri itu, sedangkan korban luka ada 9 orang terdiri dari 5 petugas gereja dan 4 jemaat gereja. 


Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa ini sungguh mengerikan. Di tengah masyarakat masih dicekam pandemi Covid-19, tiba-tiba saja bangsa Indonesia tersentak oleh aksi  teror meledakkan bom di sekitar Gereja Katedral Makassar, Minggu 28 Maret 2021 siang. 


Seusai kejadian tersebut, beredar video detik-detik ledakan yang menimbulkan korban jiwa karena ada potongan tubuh manusia terserak. Video tersebut salah satunya dibagikan oleh akun Twitter @supirpete.  Dalam video hasil rekaman CCTV itu tampak di area Gereja Katedral Makassar, terekam suasana jalanan yang awalnya cukup lengang.


Aktivitas di depan gereja terlihat cukup normal. Namun sekitar pukul 10.00 WITA terjadi ledakan yang membuat suasana lengang kota berubah mencekam. Ledakan cukup besar. Polisi sudah masuk ke dalam gereja untuk melakukan evakuasi. Warga dibatasi 50 meter di depan lokasi. 


Selain potongan tubuh, 1 unit sepeda motor gosong terbakar dan ada mobil rusak. Akses semua orang selain yang berkepentingan dibatasi. Kendaraan taktis sudah ada di lokasi. (det/wis)


×
Berita Terbaru Update