-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PGN Jatim Makoda Kota Madiun dan LPBI Bhaksos Cegah Penyebaran Covid 19 & Ideologi Terlarang

Sunday, March 14, 2021 | 2:41 PM WIB Last Updated 2021-03-14T07:41:01Z

 


MADIUN (DutaJatim.com) - Ormas kebangsaan lintas Agama, Suku dan Budaya Patriot Garuda Nusantara (PGN) Jawa Timur Makoda Kota Madiun bersama LPBI NU Kota Madiun Minggu 14 Maret 2021 pagi tadi kembali melakukan giat kerja bhakti gotong royong Bhakti Sosial Semprot Disinfektan. Kegiatan itu dilakukan  di sejumlah wilayah Kota Madiun.

Gus Haryoyo selaku pembina PGN Kota Madiun  mengatakan, program bhaksos semprot disinfektan  sudah dimulai oleh PGN Jawa Timur sejak awal masa pandemi di beberapa kota/Kabupaten di Jawa Timur. Gus Yoyok, panggilan akrabnya, menjelaskan, program Gerakan Tengok Peduli Tetangga yang diinisiasi oleh Panglima PGN Jawa Timur Abah Drs Akhmad Baidhowi MTS, selain  bhaksos semprot disinfektan, juga bagibagi rosella, bagibagi sembako di Surabaya, Mojokerto, Jombang, Malang, Batu, Probolinggo, Lamongan, Pasuruan, Jombang, Madiun, Ponorogo, dan Pacitan. Selanjutnya Kota Madiun.

"Alhamdulillah hari ini bisa PGN Kota Madiun gerak bhaksos semprot disinfektan di kota Madiun bersama LPBI Kota Madiun yang dipimpin oleh Syamsul Hadi dari Perwakilan PGN Kota Madiun dan Agus Badrun Dar Perwakilan LPBI Kota Madiun," tutur Gus Yoyok.

Dihubungi lewat sambungan seluler, perintis dan Sekjen PGN Jawa Timur  
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) mengatakan bahwa bhaksos semprot disinfektan tidak hanya merupakan wujud ikhtiar penyebaran virus covid 19 atau yang biasa disebut dengan virus corona di lingkungan sekitar kita. 

Namun juga merupakan ikhtiar kita menjaga tetangga dan masyarakat kita dari paham paham terlarang, yang meski telah dibubarkan namun tetap masif menyebarkan paham paham terlarangnya di tengah tengah masyarakat kita. "Itu yang paling pokok wajib kita cegah dan kita halau," tutur gus wal. (zs)
×
Berita Terbaru Update