-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bupati Baddrut Tamam : 20 Wamira Segera Hadir Mandirikan IKM

Friday, April 23, 2021 | 13:25 WIB Last Updated 2021-04-23T06:27:12Z

Bupati Baddrut Tamam didampingi Darwis Muhammad memeriksa  mobil bantuan BRI.


PAMEKASAN (DutaJatim.com) -
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan segera merealisasikan pendirian Warung Milik Rakyat              ( Wamira) di 20 titik se- Pamekasan. Wamira merupakan pertokoan semi modern yang menjual produk Industri Kerajinan Menengah (IKM) masyarakat termasuk oleh kalangan  Wira Usaha Baru (WUB) yang didirikan pemerintah.


Bupati Baddrut Tamam mengungkapkan hal itu pada saat memberi sambutan dalam penyerahan bantuan CSR mobil operasional bagi IKM Pamekasan dari BRI Cabang Pamekasan. Bantuan diserahkan oleh Darwis Muhammad Kepala BRI Cabang Pamekasan, diterima Baddrut Tamam di Rumah Dinas Bupati Pamekasan. 


Acara penyerahan bantuan disaksikan oleh Plh Sekdakab Pamekasan Drs Agus Mulyadi MSi, Plt Kepada Dinas Koperasi dan IKM Drs Abdul Fata MSi, Ketua  Bappeda Drs Tauqifurrahman MSi, sedang Kepala BRI Cabang Pamekasan Darwis Muhammad didampingi oleh sejumlah stafnya.

Baddrut Tamam mengatakan IKM adalah jenis usaha yang memiliki kekuatan luar biasa dalam menghadapi hantaman krisis ekonomi. Di Indonesia keberadaan IKM itu telah banyak berjasa menjadi kekuatan jenis usaha yang tangguh menghadapi berbagai hantaman ekonomi.

Karena itu dia bejanji akan terus mengawal dan mendorong kemandirian IKM itu menuju kekuatan ekonomi yang bisa menjadi fondasi dan peningkatan ekonomi masyarakat. Semua OPD terkait di Pemkab Pamekasan khususnya Dinas Koperasi akan digerakkan untuk mendukung dan mendorong kemandirian IKM tersebut.

“Dengan adanya bantuan dari BRI ini maka ini menjadi tambahan kekuatan bagi kami untuk mendorong IKM lebih akseleratif lagi dalam menekuni bidang usahanya. Sehingga mereka akan menjadi kekuatan ekonomi mandiri yang nanti akan menjadi akselerator perbaikan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dia menambahkan hingga hari ini para IKM yang didalamnya banyak berasal dari kalangan pengusaha baru anggota Wira Usaha Barui (WUB) telah banyak memproduksi aneka ragam industry local, diantaranya pembuatan sarung tenun, sepatu, sandal, songkok dan aneka ragam kuliner, batik dan lain sebagainya.  

Yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini, lanjut Baddrut Tamam, adalah adalah mengupayakan agar sirkulasi atau perputaran uang selalu terjaga di masyarakat. Tidak perlu uang numpuk disuatu tempat atau wilayah. Yang dibutuhkan masyarakat adalah uang selalu berputar sehinga usaha masyarakat terus bisa berjalan. 


Sementara itu Darwis Muhammad,  Pimpinan Cabang BRI Pamekasan mengatakan batuan CSR yang berupa mobil operasional untuk IKM ini adalah bantuan CSR yang kedua  dari BRI Pamekasan pada Pemkab Pamekasan. Sebelumnya bantuan BRI Pamekasan berupa peralatan kerja bagi para pelaku IKM atau anggota WUB Pamekasan.

“Dengan bantuan mobil ini Pemkab akan bisa maksimal memonitoring kegiatan, sehingga IKM akan mudah jika dilakukan pembinaan.  Dan program ini ditengah pandemic covid 19  BRI masih  bisa eksis memberikan makna bagi Indonesia,” katanya. (mas)


×
Berita Terbaru Update