-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Habis Demokrat, Isu Kudeta Cak Amin Menggema di PKB

Tuesday, April 13, 2021 | 18:19 WIB Last Updated 2021-04-13T11:19:25Z

 

Ada gerakan mengkudeta Cak Imin


JAKARTA (DutaJatim.com)  - Setelah Partai Demokrat, kini giliran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) digoyang isu kudeta terhadap ketua umum. Sejumlah kader mendesak Muktamar Luar Biasa untuk mendongkel Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dari kursi ketua umum. Hampir sama, mereka yang menggulirkan MLB adalah kader yang dicopot dari posisinya, yang menurut mereka, melanggar AD/ ART.

Bahkan isu muktamar luar biasa (MLB) PKB juga bergulir sampai Tanah Papua Barat, tepatnya Raja Ampat. Sejumlah kader yang digantikan di daerah ini menginginkan MLB PKB untuk mengganti Ketum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Seperti dikutip dari detik.com, desakan MLB  antara lain disuarakan eks Ketua DPC Raja Ampat PKB periode 2017-2022 Saruddin Binwasef. Saruddin bercerita musyawarah cabang (muscab) yang digelar di Papua Barat tak sesuai dengan AD/ART PKB.

"Saya mewakili teman-teman yang di Papua Barat, di beberapa DPC yang digantikan, terkait dengan muscab tanggal 11 bulan yang lalu, itu tidak sesuai dengan AD/ART partai," kata Saruddin kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).

Saruddin menuding ada mahar politik untuk menjadi Ketua DPC Papua Barat. Dia mengaku digantikan seseorang yang disebutnya bukan kader PKB.

"Permasalahan hari ini yang terjadi di Papua Barat, ini sudah terjadi politik praktis yang sudah masuk money politics. Artinya terjadi transaksi mahar untuk menjadi ketua DPC itu bisa kisaran Rp 50 sampai 100 (juta). Terjadi di Raja Ampat itu yang mengganti saya itu bukan kader partai," ujarnya.

Oleh sebab itu, Saruddin mendesak MLB PKB. Saruddin bertekad mengembalikan PKB sesuai dengan awalnya.

"Saya mewakili teman-teman di Papua Barat untuk segera dilaksanakan muktamar luar biasa, itu yang kami inginkan. Supaya bagaimana kembalinya roh atau marwah PKB yang sesungguhnya, bahwa PKB didirikan oleh sesepuh, para kiai, para ulama, dengan tetesan air mata dan keringat," katanya.


Bersama dengan pengurus DPC Raja Ampat yang dihentikan, Saruddin menyuarakan MLB PKB. Saruddin menyebut ada 13 dewan pimpinan anak cabang di Raja Ampat siap menggulingkan Cak Imin.

"Kalau kami pengurus yang didemisionerkan ini kami minta dan seluruh DPC yang ada di Kabupaten Raja Ampat, 13 DPAC yang terdaftar dalam Sipol KPU RI dari 24 DPAC," katanya. (det/wis)


×
Berita Terbaru Update