-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Andrea Dian Artis Kedua Positif Corona, Simak Pesannya yang Sungguh Mengharukan!

Minggu, 22 Maret 2020 | 16.15 WIB Last Updated 2020-03-22T09:15:00Z


SURABAYA (DutaJatim.com) - Kalangan artis di Indonesia juga terkena virus Corona. Sebelumnya selebritas Hollywood sudah terkena virus bernama resmi COVID-19 ini. Mereka adalah aktris Ukraina pemain film James Bond, Olga Kurylenko, suami istri Tom Hanks dan Rita wilson, serta Idris Elba. 

Sekarang artis Indonesia juga ada yang positif Corona. Salah satunya aktris Andrea Dian atau Andrea Bimo. Melalui akun Instagram @andreadianbimo, Minggu (22/3/2020) siang, Andrea mengumumkan bahwa dirinya positif terinfeksi virus corona (COVID-19).

Ini artinya Andrea Dian menjadi artis kedua yang terinfeksi COVID-19 di Indonesia setelah sebelumnya ada aktor Detri Warmanto. Padahal perempuan kelahiran 11 April 1985 ini bersama sang suami aktor Ganindra Bimo selama ini dikenal sebagai artis yang aktif hidup sehat dan rutin olahraga. Hal itu tampak dari unggahan di media sosial keduanya.

Dalam unggahan pada Minggu ini, Andrea Bimo mengatakan:

"Aku positif terinfeksi COVID-19. Melalui pesan ini aku pengen orang-orang terdekatku yang aku sayangi, dan orang-orang yang belakangan bertemu aku, bisa aware dan melakukan tindakan - tindakan pencegahan sebelum virus ini makin menyebar."

"Don't worry, I'm okay," katanya.

Dia menceritakan awalnya merasa demam tanggal 13 Maret dan langsung dibawa ke salah satu RS swasta.  "Di sana aku didiagnosis demam berdarah dan langsung opname. Tanggal 15 aku udah mulai fit. Tapi karena khawatir aku diminta untuk cek thorax. Hasilnya bagus. Cek influenza, hasilnya negatif. Dan waktu scan paru, ada flek di kanan dan kiri. Karena ada flek maka besoknya tanggal 16 Maret aku cek swab untuk tes apakah aku terinfeksi virus Covid-19 apa tidak."

"Baru tanggal 18 Maret aku dikasih kabar kalo aku positif Covid-19."

"Malem itu juga aku dipindahkan ke RS yang dirujuk pemerintah untuk aku diisolasi. Aku punya kondisi auto immune yang mana membuat aku punya tuntutan tertentu untuk menjaga kondisi immune ku."

"Aku sekarang ada di sebuah ruangan bersama 5 pasien positif lainnya dengan kondisi berbeda. Aku sehat dan tidak ada keluhan apapun. Tapi di ruangan ini beberapa temen tidak dengan kondisi sebaik aku."

Tenaga Medis Kewalahan



Lihat postingan ini di Instagram

Aku positif terinfeksi COVID-19. Melalui pesan ini aku pengen orang - orang terdekatku yang aku sayangi, dan orang-orang yang belakangan bertemu aku, bisa aware dan melakukan tindakan - tindakan pencegahan sebelum virus ini makin menyebar. Don’t worry, I’m okay. Awalnya aku demam tanggal 13 Maret dan langsung dibawa ke RS Swasta. Di sana aku didiagnosis Demam Berdarah dan langsung opname. Tanggal 15 aku udah mulai fit. Tapi karena khawatir aku diminta untuk cek thorax. Hasilnya bagus. Cek influenza, hasilnya negative. Dan waktu scan paru, ada flek di kanan dan kiri. Karena ada flek maka besoknya tanggal 16 Maret aku cek swab untuk tes apakah aku terinfeksi virus Covid-19 apa tidak. Baru tanggal 18 Maret aku dikasih kabar kalo aku positif Covid-19. Malem itu juga aku dipindahkan ke RS yang dirujuk pemeritah untuk aku diisolasi. Aku punya kondisi auto immune yang mana membuat aku punya tuntutan tertentu untuk menjaga kondisi immune ku. Aku sekarang ada di sebuah ruangan bersama 5 pasien positif lainnya dengan kondisi berbeda. Aku sehat dan tidak ada keluhan apapun. Tapi di ruangan ini beberapa temen tidak dengan kondisi sebaik aku. Perawat dan dokter di sini sangat ramah dan membantu. Tapi aku lihat sendiri bagaimana mereka sangat kuwalahan menghadapi banyaknya pasien, baik yang positif maupun yang suspect. Aku cukup beruntung mendapatkan tempat tidur, walau fasilitas kamar yang seadanya. Tapi di luar masih banyak yang tidak dapat tempat istirahat yang layak. Beberapa pasien bilang ada yang tidur di bangsal, bahkan di konteiner. Bila ada pihak yang berwenang membaca pesanku ini, mohon lebih diperhatikan lagi para tenaga medis ini, fasilitas dan penangan pasien yang diisolasi seperti hal – hal dasar; sanitizer, tissue, sabun, air minum, kami kekurangan. Yang juga penting adalah penanganan pasien yang membludak. Kami semua, baik pasien atau tenaga kesehatan di sini butuh pertolongan. Butuh peralatan yang layak dan system yang jelas. (lanjut di-comment)
Sebuah kiriman dibagikan oleh AndreaDian (@andreadianbimo) pada

"Perawat dan dokter di sini sangat ramah dan membantu. Tapi aku lihat sendiri bagaimana mereka sangat kuwalahan menghadapi banyaknya pasien, baik yang positif maupun yang suspect."

"Aku cukup beruntung mendapatkan tempat tidur, walau fasilitas kamar yang seadanya. Tapi di luar masih banyak yang tidak dapat tempat istirahat yang layak," jelasnya.

"Beberapa pasien bilang ada yang tidur di bangsal, bahkan di konteiner. Bila ada pihak yang berwenang membaca pesanku ini, mohon lebih diperhatikan lagi para tenaga medis ini, fasilitas dan penangan pasien yang diisolasi seperti hal - hal dasar; sanitizer, tissue, sabun, air minum, kami kekurangan."

"Yang juga penting adalah penanganan pasien yang membludak. Kami semua, baik pasien atau tenaga kesehatan di sini butuh pertolongan. Butuh peralatan yang layak dan system yang jelas," jelasnya.

Sebagai pemain film dan FTV, beberapa film bioskop yang dibintangi Andrea Bimo yakni Selamanya (2007), From Bandung with Love (2008) dan Gangster (2015). Pesan Andrea ini melengkapi keluhan banyak pihak tentang minimnya sarana kesehatan untuk merawat COVID-19. Bahkan, tenaga medis juga tidak mendapat alat pelindung yang memadai sehingga sempat dikabarkan ada juga yang terkena Corona. Tiga dokter yang meninggal dunia juga disebut-sebut terkena Corona. (ima)

×
Berita Terbaru Update