-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Hadapi Musibah Corona Warga NU Diminta Ikuti Istighatsah Kubro Online di Malam Nishfu Sya'ban

Minggu, 05 April 2020 | 13.50 WIB Last Updated 2020-04-05T06:50:54Z


SURABAYA (DutaJatim.com) - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Istighatsah Kubro secara online, pada Rabu, 8 April 2020, mulai pukul 19.30 WIB, bertepatan dengan Malam Nishfu Sya'ban. 

Istighatsah Kubro disiarkan secara langsung melalui sejumlah televisi di Jawa Timur, dipimpin oleh 19 Kiai Sepuh Pengasuh Pesantren di Jawa Timur.


Kegiatan ini dimaksudkan untuk tolak pandemi Covid-19 alias Virus Corona. Dalam pandemi ini, telah mencapai ribuan korban manusia di seluruh dunia. Karena itu, tema pokoknya, “Istighatsah On Line Melawan Covid-19 dari Jatim untuk Dunia” .

"Umat Islam harus berikhtiar secara lahir dan batin. Melalui olah rohaniah, di antaranya dengan Dzikir, Istighotsah, Munajar dan Doa Bersama," tutur KH Marzuki Mustamar, Minggu pagi tadi.

Sebanyak 19 kiai sepuh, ulama pesantren di Jawa Timur, akan memimpin Doa Istighatsah Kubro online kali ini. 



Mereka adalah:

1. KH Miftahul Ahyar (Pengasuh Pesantren Miftachussunnah Kedungsroko, Surabaya)

2. KH Anwar Masyur (Pesantren Lirboyo Kediri)

3. KH Zainuddin Djazuli (Pesantren Al-Falah Ploso Kediri)

4. KH Nurul Huda Djazuli (Pesantren Al-Falah Ploso Kediri)

5. KH Ubaidillah Faqih (Pesantren Langitan, Tuban)

6. KH Idris Hamid (Pesantren Salafiyah Pasuruan)

7. KH Kafabihi Mahrus Ali (Pesantren Lirboyo Kediri)

8. KH Abdul Adhim Kholili 

9. KH Fuad Mun'in Djazuli (Pesantren Ploso Kediri)

10. KH Hasan Mutawakkil Alallah (Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo)

11. KH Cholil As'ad Syamsul Arifin (Pesantren Walisongo Situbondo)

12. KH Nawawi Abdul Djalil (Pesantren Sidogiri, Pasuruan)

13. KH Agoes Ali Masyhuri (Pesantren Bumi Shalawat, Lebo Sidoarjo)

14. KH Masbukhin Faqih (Pesantren Mambaus Sholihin, Suci Gresik)

15. KH Marzuki Mustamar (Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang)

16. KH Zubair Muntashor (Pesantren Syakhona Kholil Bangkalan)

17. KH Anwar Iskandar (Pesantren Al-Amin, Kota Kediri)

18. KH Zuhri Zaini (Pesantren Kraksaan Probolinggo)

19. KH Abdul Matin Djawahir (Pesantren Tuban)


Dalam kegiatan ini, didukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur, diikuti Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa, dan segenap pimpinan daerah Provinsi Jawa Timur.

“Istighatsah On Line Melawan Covid-19 dari Jatim untuk Dunia” digelar di tiga tempat utama, seperti Gedung Negara Grahadi Surabaya, Gedung PW-NU Jatim dan Ponpes Lirboyo Kediri, serta di masing-masing pesantren tempat para kiai tersebut.

Istighotsah disiarkan live oleh TVRI Jatim, di-relai sejumlah televisi lokal di Jatim di Madiun, Tulungagung, Kab Blitar, Malang Raya, Tuban, Probolinggo, Situbonda. Selain itu, difasilitasi Live Streaming, dan diharapkan dapat diikuti warga Jatim di rumah masing-masing dengan menyaksikan lewat layar televisi.

Doa Bersama NU Sejagat


Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menginisiasi Doa Bersama dan Pertaubatan Global Bersatu Melawan Corona, diadakan pada Kamis 9 April 2020. 


Kegiatan ini dimaksudkan sebagai ikhtiar batin untuk mengetuk pintu langit dan memohon kepada Allah agar musibah Virus Corona yang sedang melanda dunia segera diangkat oleh Allah.


"Ikhtiar batin penting kita lakukan di samping usaha-usaha dan ikhtiar lahiriah," kata Sekretaris Jenderal PBNU HA Helmy Faishal Zaini, Minggu 5 April 2020.

Di samping itu, lanjut dia, pada acara ini PBNU juga secara khusus mendoakan para tenaga medis dan relawan yang gugur berjuang melawan virus Corona. "Semoga arwah para pejuang yang berjibaku melawan Corona diterima di sisi Allah SWT," harap dia.

Acara tersebut akan diselenggarakan secara serempak pada mulai pukul 19.30 WIB melalui Zoom Conference. Acara dipimpin langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Acara doa bersama diikuti oleh Pengurus Wilayah seluruh Indonesia dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama se-Dunia. (riyadi)

×
Berita Terbaru Update