-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Peringatan Hari Jadi Lamongan Ke- 451 Digelar Sederhana di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 26 Mei 2020 | 23.12 WIB Last Updated 2020-05-29T06:34:46Z



LAMONGAN (DutaJatim.com) - Peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke- 451 tahun 2020 ini dilaksanakan secara sederhana tapi tetap  khidmat.  Hal ini karena HJL tahun ini digelar dalam suasana prihatin akibat pandemi Covid-19.

Hadir dalam acara ini pejabat Forkopimda, tokoh agama dan jajaran pejabat di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan.

Prosesi Penyemayaman Lambang Daerah dan Pasamuan Agung yang bertempat di Pendopo Lokatantra Selasa (26/5/2020) tetap memperhatikan protokol kesehatan. Seperti tempat duduk yang berjarak, mengenakan masker bagi setiap undangan dan tidak berkerumun dalam jumlah banyak.

Sementara Kepala Perangkat Daerah bersama staf mengenakan Busana Khas Lamongan (BKL) mengikuti secara daring streaming di kantor masing-masing.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Fadeli dalam sambutannya menyampaikan keprihatinannya karena angka pasien positif covid-19 masih belum menunjukkan tren penurunan.

“Sampai saat ini angka penyebaran pasien positif belum menurun, di tingkat nasional meningkat menjadi 22.750 terkonfirmasi, di tingkat Jawa Timur terdapat 3.886 kasus positif sedangkan di Lamongan terdapat 87 pasien terkonfirmasi positif,” terangnya.

Fadeli memotivasi jajarannya dan masyarakat Lamongan pada umumnya untuk tetap optimis dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sehingga badai pandemi Covid 19 pun pasti akan cepat berlalu. 

“Segala upaya yang sudah kita lakukan tidak akan sia-sia. Perhatian kita bagi yang terdampak sudah maksimal,” ungkapnya.

Upaya maksimal yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan di antaranya, memperbanyak alat tes cepat, memperbanyak sarana dan prasarana kesehatan seperti mobil sehat, memperbanyak ruang isolasi bahkan RS Khusus Isolasi yang hanya terdapat di tiga daerah yakni Lamongan, Yogyakarta dan Biak, Papua.


Pemerintah Kabupaten Lamongan juga memberikan bantuan kepada desa-desa untuk penanganan covid-19 dan memperbanyak bantuan APD untuk tenaga kesehatan.

Mengakhiri sambutannya, Fadeli mengajak undangan yang hadir  untuk berdoa.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat kepada pendahulu kita, serta kepada kita semua untuk mampu mengemban tugas pemerintahan dan kemasyarakatan dan khususnya mampu memperbaiki kembali peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setelah pandemic covid-19 ini berlalu,” harapnya.

Tak ingin kehilangan momen, dalam rangka peringatan HJL ke 451 ini Fadeli ingin menyerahkan penghargaan berupa sejumlah uang tunai kepada tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan penanganan covid-19 di Kabupaten Lamongan. Pahlawan tersebut diantaranya, Dr. Anik Purnawati, Sp.P; Dr. Lilis Asfaroh, Sp.P; Aji Suyono, S.Kep.Ns dan Suyono, S.Kep.Ns.


Pasien sembuh dari covid-19 juga turut dihadirkan di Pendopo Lokatantra  untuk menebarkan semangat kepada nakes, masyarakat Lamongan dan Bupati beserta jajarannya, bahwa mereka dapat sembuh dengan berpikir posistif serta menerima motivasi dari orang-orang di sekitarnya.

Mereka adalah Wahid dari Deket pekerja pulang-pergi Surabaya. Lalu Kastahid, warga Blimbing sebagai nelayan dan Rebo dari Turi, pekerja pulang-pergi dari Surabaya. Sebagai bentuk rasa syukur Fadeli memberikan surat keterangan sehat dan bingkisan berupa vitamin, handsanitizer dan masker.

Tidak selesai di situ, Fadeli juga menyerahkan sembako, cairan disinfektan dan masker kepada Desa Tanggap Covid-19, di antaranya Desa Mayong, Glagah; Surabayan, Sukodadi; Blimbing, Paciran; Sukoanyar, Turi; Brondong-Brodong; Sukomulyo, Lamongan; Sumberwudi, Karanggeneng dan Desa Paciran Kecamatan Paciran. (ful)

×
Berita Terbaru Update