Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mobil Alphard Via Vallen Ternyata Dibakar Fans Beratnya

Rabu, 01 Juli 2020 | 09.09 WIB Last Updated 2020-07-01T02:09:27Z


SIDOARJO (DutaJatim.com) -  Motif pembakaran mobil mewah milik penyanyi Via Vallen masih didalami oleh polisi. Pelaku bernama Pije yang ber-KTP Medan tapi mempunyai SIM dengan alamat Bekasi itu hingga kini terus menjalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo. Pria yang membakar mobil Alphard milik Via Vallen hingga hangus itu ternyata mengaku fans berat sang biduan.

Nama Pije sendiri terungkap saat pelaku ditanya Kapolresta Sidoarjo AKBP Sumardji. "Nama kamu siapa, Bang?" tanya Sumardji saat mengunjungi sel penjara terduga pelaku, Selasa (30/6/2020). "Pije," jawab terduga pelaku dari dalam penjara. Saat ditanya umurnya, dia menjawab lahir pada 1979.

Yang unik, nama Pije sendiri sebelumnya juga tertulis hingga dua kali di tembok rumah Via Vallen. Tulisan bernada ancaman itu dibuat oleh pelaku sebelum membakar mobil Via Vallen pada Selasa Subuh kemarin. Tulisan pada tembok itu berbunyi: 'KIBUS ADA, ADA G K KSH HAK KU, PIJE PERSA 98 PIJE 97 MATI KALIAN BANG'.

Sumardji mengatakan pelaku tidak langsung membakar mobil. Pelaku awalnya membakar bagian bawah mobil bernomor polisi W 1 VV itu memakai karton. "Dia bakarnya pun cerdas, nggak langsung disiram ke kap mobil, tapi ditaruh di ban itu kayak karton gitu, baru dibakar," kata Kapolres.

Pelaku langsung tertangkap beberapa saat setelah kejadian. Namun saat diperiksa, pelaku sulit dimintai keterangannya. Sumardji menyebut pelaku seakan pura-pura gila. Ia justru meminta makan dan rokok kepada polisi yang bertugas.

Mobil Via Vallen terbakar Selasa dini hari pukul 03.20 WIB. Saat melancarkan aksinya, pelaku  juga terpantau CCTV. "Saya tanya, rumahmu di mana, jawabnya ngalor-ngidul. Dia yang nulis (pesan ancaman), di CCTV kelihatan, dia jalan juga terlihat," ujarnya.

Pije juga disebut sebagai penggemar Via Vallen. Ia mengaku kehilangan ponselnya, hingga merasa harus bertemu langsung dengan Via Vallen. Selama ini, terduga pelaku mengaku tinggal dan tidur di warkop-warkop di Desa Kalitengah, desa tempat tinggal Via Vallen berada.

"Dia mengaku fans berat Via Vallen. Dia sudah satu minggu yang lalu di wilayah Sidoarjo," kata Kapolresta Sidoarjo. Warga sekitar juga mengaku melihat Pije. Mereka melihat Pije selama tiga hari di kawasan kampung tersebut. "Menurut keterangan warga dia sudah tiga hari mondar-mandir," katanya. (cak/det)

Foto: Polisi melakukan penyelidikan di lokasi mobil Via Vallen yang terbakar. (detik.com)


×
Berita Terbaru Update