-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

AMPHURI Pecah, Kubu Munaslub Tangerang Tolak Hasil Munas Batu

Minggu, 11 Oktober 2020 | 15.35 WIB Last Updated 2020-10-11T14:45:09Z
Pengurus hasil Munaslub AMPHURI Banten.


JAKARTA (DutaJatim.com) -   Saat Pemerintah Arab Saudi kembali membuka pintu ibadah umrah sejak 4 Oktober 2020 lalu,  Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), justru pecah. Ketua Umum terpilih AMPHURI kubu Munaslub Tangerang, Banten, Fauzan,  mengklaim sebagai pengurus yang sah. 


Kepengurusan pimpinan Fauzan merupakan hasil Munaslub di Hotel Fave Bandara, Tangerang, Banten.Kubu Fauzan menolak kubu kepengurusan AMPHURI dari Munas di Batu, Malang, Jawa Timur, dengan Ketua Umum terpilih Firman.


Majelis Tinggi AMPHURI Munaslub Banten, Mahfudz Djaelani, menjelaskan, pihaknya bersama pengurus AMPHURI yang lain menggelar Munaslub karena tidak menerima kepengurusan AMPHURI hasil Munas Batu Malang.

"Sebab Munas AMPHURI Malang Itu tidak sesuai dengan AD/ART organisasi, Sebab itu, kami menolak kepengurusan mereka," papar Mahfudz di Jakarta, Minggu 11 Oktober 2020.


Dia menambahkan Munaslub AMPHURI berjalan lancar, dan tidak ada "ngotot-ngototan" di antara peserta. Sampai pihaknya  dapat memilih pengurus baru. 

"Saat kami sedang Munaslub memang sempat didatangi pihak kepolisian Bandara yang minta penyelenggaraan Munaslub dibubarkan, tapi setelah dijelaskan akhirnya pihak kepolisian memahami tentang apa yang terjadi di organisasi AMPHURI," papar Mahfudz yang juga mantan anggota DPR di era Orde Baru.


Selain itu, lanjut Mahfudz, kegiatan Munaslub ini tetap memenuhi anjuran pemerintah agar tetap menerapkan protokol kesehatan. "Kami semua menggunakan masker," terang Mahfudz. 


Sebab itu, lanjut Mahfudz, dengan terpilihnya kepengurusan AMPHURI hasil Munaslub ini dapat melaksanakan tugas dalam melayani umat. (hud)





×
Berita Terbaru Update