![]() |
| Amin Said Husni |
JAKARTA (DutaJatim.com) - Panitia Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama, Konferensi Besar (Konbes), dan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama membentuk tim panitia kecil yang bertugas mengkaji berbagai aspek teknis dan kelayakan lokasi pelaksanaan tiga agenda besar NU. Selain soal lokasi, ada juga tim terkait penyusunan materi Munas-Konbes dan Muktamar. Untuk itu PBNU Minta PWNU Usulkan Materi Munas-Konbes dan Muktamar ke-35 NU.
Sekretaris Committee Organizing Munas-Konbes NU dan Muktamar ke-35 NU, H Amin Said Husni, mengatakan, panitia sudah sepakat untuk mempersiapkan ketiga agenda ini dengan sebaik-baiknya sekalipun waktunya sangat terbatas.
Menurutnya, tim kecil tersebut nantinya bertugas melakukan feasibility study atau studi kelayakan terhadap sejumlah lokasi yang diusulkan menjadi tuan rumah. “Soal tempatnya, kami akan bentuk tim kecil yang akan bertugas melakukan feasibility study, termasuk menetukan kriteria dan lokasi yang memungkinkan,” tuturnya.
Sejumlah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas-Konbes maupun Muktamar. Beberapa wilayah yang mengajukan diri di antaranya PWNU Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Amin mengatakan, PWNU yang menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah nantinya dapat diapresiasi dengan menjadi penyelenggara kegiatan pra-Munas, Konbes, atau Muktamar. Hal itu akan ditentukan pada rapat pleno Kamis 21 Mei 2026.
“Namun kami belum berani memutuskan sekarang karena nanti akan ada proses tersendiri,” katanya.
Selain wilayah, sejumlah pesantren juga turut mengusulkan diri menjadi lokasi pelaksanaan Munas-Konbes dan Muktamar ke-35 NU. Selain membahas lokasi, panitia juga mulai menggodok materi yang akan dibahas dalam Munas-Konbes maupun Muktamar.
Menurut Amin, PBNU telah berkirim surat kepada seluruh PWNU agar segera menyampaikan usulan materi.
Materi yang dibahas meliputi Bahtsul Masail, persoalan keorganisasian, program kerja, hingga rekomendasi strategis organisasi. “Pengurus Besar telah berkirim surat kepada pengurus wilayah untuk segera menyampaikan usulan mengenai materi-materi,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Steering Committee Munas-Konbes dan Muktamar ke-35 NU, Mohammad Nuh, menekankan pentingnya partisipasi luas dari lembaga-lembaga NU, PWNU, PCNU, hingga masyarakat umum dalam merumuskan isu-isu strategis bagi masa depan NU. “Tidak hanya dari lembaga kita sendiri, perguruan tinggi apa pun juga boleh memberikan pandangan tentang apa yang harus kita siapkan. Sehingga di ranah publik, diskursus tentang materi itu menjadi kuat,” tandasnya. (nuo)

No comments:
Post a Comment